Top Picks
SMK Sumbang Angka Pengangguran Terbanyak, Agus: Keahlian Masih Jauh Dari Kebutuhan Industri DPRD Kutim Wacanakan Bentuk Pansus atau Panja Pengangkatan 1.017 Tenaga Honorer Menjadi PPPK, Ketua DPRD Joni Beri Apresiasi Dengan Semangat Belajar, PAUD Smart Kids Bertamu Ke Sekretariat DPRD Kutim Peluncuran Desa Bersinar, BNNP Kaltim Desak Kutim Bangun Gedung Rehabilitasi Salah Satunya Partisipasi Pemuda di Ekonomi Mandiri

Reses Yuli Sa’Pang, Soroti Masalah Air Bersih dan Infrastruktur

fokuskaltim.co - Anggota DPRD Kutai Timur (Kutim), Yuli Sa’Pang mengungkapkan, masalah air bersih dan infrastruktur yang banyak mengemuka atau masih menjadi aspirasi masyarakat saat melakukan reses di daerah pemilihannya, yakni Dapil Kutim II

Hal tersebut disampaikannya usai menyusul pengesahaan perubahan status PDAM menjadi Perumda Air Minum di Gedung DPRD Kutim, Kamis (29/4/2021).

“Karena memang polemik dimasyarakat ini kan tertkait dengan air sangat dibutuhkan. Dari 18 kecamatan ini sangat dibutuhkan, mungkin semua masyarakat di pelosok ini semua membutuhkan air bersih, karena hampir semua kalau kita reses ini terkait dengan air,” ucapnya.

Dapil Kutim II, meliputi Kecamatan Bengalon, Sangatta Selatan, Teluk Pandan dan Rantau Pulung. Legislator PDI-P tersebut berharap bahwa dengan penyertaan modal perusahaan yang dulu dikenal dengan PDAM itu, seluruh masyarakat yang berada di pelosok Kutim nantinya dapat menikmati air bersih.

“Justru itulah kita perjuangkan dan pada saat ini sudah diparipurnakan. Hal ini kita bersinergi dengan pemerintah dan sudah ada payung hukumnya, mudah-mudahan satu sampai lima tahun kedepan, terus berjalan mulai tahun ini,” ujar Yuli Sa’Pang.

Lebih lanjut dikatakannya, terkait dengan program-program kerayatan harus diperjuangkan. “Karena kebutuhan di PDAM (air bersih) dan infrastruktur ini itu sangat dibutuhkan, keberpihakannya kemana, kepada masyarakat itu sendiri,” jelas Yuli Sa’Pang (adv).

 

Baca Juga