Top Picks
Jadwal Sosialisasi Peraturan Daerah Ke-II Tahun Anggaran 2023 DPRD Kutim Pungutan Sekolah Dibatalkan, Disdik Kutim Akan Kembalikan Dana Siswa yang Terlanjur Dibayarkan DPK Kaltim Distribusikan 100 Judul Buku ke Lapas Samarinda Wabup Kasmidi Resmi Buka Tournament Bola Voli Garapan PBVSI Kutim DPK Bontang Tambah 6.000 Buku Baru, Dorong Literasi dan Akses Informasi Masyarakat Dishub Kutim Bakal Gelar Lomba Pemilihan Pelajar Pelopor Keselamatan Bertalu-lintas 2023, Pada 26 Juni Mendatang

Leni Gelar Reses di Dapil III Tampung Aspirasi Masyarakat

Fokuskaltim.com – Dalam resesnya, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Leni Susilawati Anggraini di Dapil II, meliputi Kecamatan Sangkima, Teluk Pandan, dan Bengalon, pada 14-17 November 2024.

Pada kesempatan tersebut, Leni menyoroti kondisi infrastruktur seperti jalan dan parit di sejumlah wilayah tersebut masih jauh dari kata memadai. Hal ini menjadi keluhan utama masyarakat yang ia temui selama kegiatan reses.

“Banyak jalan dan saluran air yang rusak. Pembangunan sumur bor juga menjadi kebutuhan mendesak karena PDAM belum menjangkau wilayah ini,” ungkapnya. Senin (18/11/2024).

Selain infrastruktur, Leni menyoroti persoalan air bersih yang menjadi kebutuhan mendasar masyarakat, serta pemberdayaan ekonomi, seperti dukungan alat pertanian dan pupuk bagi petani setempat, serta permintaan pelatihan dan bantuan usaha bagi UMKM.

“Sumur bor yang ada saat ini hanya cukup untuk kebutuhan mandi. Namun, airnya belum layak untuk dikonsumsi. Kehadiran PDAM sangat dibutuhkan agar masyarakat memiliki akses air bersih yang aman,” ucapnya.

“Dan juga Kelompok ibu-ibu meminta adanya pelatihan dan dukungan modal untuk usaha kecil mereka. Ini menunjukkan semangat masyarakat untuk meningkatkan ekonomi lokal,” sambungnya.

Sementara itu, Leni juga membahas kelangkaan gas yang terjadi di wilayah Sangatta Utara. Menurutnya, daerah seperti Teluk Pandan yang berdekatan dengan Bontang cenderung tidak menghadapi permasalahan serupa.

“Di wilayah saya, kelangkaan gas tidak menjadi masalah. Ini mungkin karena distribusinya lebih mudah dibanding daerah lain,” jelasnya.

 

Leni berkomitmen untuk membawa semua keluhan dan usulan masyarakat ini ke DPRD agar dapat ditindaklanjuti oleh pihak terkait.

“Aspirasi ini akan menjadi prioritas kami untuk diperjuangkan di DPRD. Saya berharap, apa yang disampaikan masyarakat bisa segera terealisasi,” tegasnya.

Melalui kegiatan reses ini, Leni tidak hanya memperkuat hubungan antara pemerintah dan masyarakat, tetapi juga memastikan bahwa kebutuhan dasar masyarakat di wilayah Dapil II Kutai Timur dapat terpenuhi.

“Dengan mendengarkan langsung keluhan warga, saya optimis bahwa kita bisa mendorong pembangunan yang lebih merata demi kesejahteraan bersama,” pungkasnya. (adv)

 

 

 

 

 

 

 

 

views 378

Baca Juga