Top Picks
Hari Guru Nasional 2025, Bupati Kutim Rayakan Dedikasi Pendidik Lewat Anugerah Guru Berprestasi Sebanyak 80 Kontigen Silat Perguruan Tapak Suci Kutim untuk mengikuti Kejuaraan Pencak Silat Borneo Championship 2024 Pemerintah Kutim Apresiasi Tanggapan Fraksi-fraksi DPRD Kutim Mengenai Raperda APDB Kutim Tahun 2023 Kutai Timur Terus Dukung Pemuda Berwirausaha Tendang Bola, Bupati Buka Turnamen Mini Soccer Cup I Merancang Ilir Terima Kunjungan Perwakilan KSP, Riza Berharap Masyarakat Kaltim Dilibatkan Dalam Pembangunan IKN

DPRD Kutim Nilai Anggaran Porkab Terlalu Kecil

Fokuskaltim.co - Anggran pelaksanaan Pekan Olahraga Kabupaten (Porkab) Kutai Timur (Kutim) 2020 sebear Rp 5 milar. Anggaran tersebut dinilai hanya mampu mengakomudir 8 Cabor. Sejumlah Cabor pun akhirnya protes lantran tidak ikut serta dalam ajang olahraga kabupaten tersebut.

Anggota DPRD Kutim, dr Novel menyesalkan kecilnya alokasi anggaran pada olahraga kabupaten yang akan digelar pedana itu. Bahkan ia menilai Porkab, sebagai pekan olahraga yang memiliki dampak secara nyata terhadap perkembangan altet-atlet olahraga di Kutim.

“Setelah Porkab ada Porprov, PON dan Sea Games, kan begitu. Dengan anggaran Rp 5 miliar menurut saya terlalu kecil dengan ajang besar seperti ini,” ujar dr Novel, saat rapat dengar pendapat di Gedung DPRD Kutim, Senin (24/2/2020).

Politisi Partai Gerindra ini sepakat dengan opsi penundaan jadwal pelaskanaan Porkab meski Dispora Kutim selaku pelaksana kegiatan sempat menjelaskan jadwal Porkab disepakati bulan April lantaran pertimbangan tahapan Pilkada Kutim 2020 yang juga sebentar lagi akan menjelang.

“Kalau bisa diundur, diundur saja. Mungin nanti teman-teman dewan juga bisa membantu dalam segi anggaran,” kata dr Novel.

Diketahui, 8 cabor yang akan dipertandingkan dalam Porkab Kutim 2020 antara lain sepak bola, pencak silat, atletik, bulu tangkis, voli, sepak takraw, catur dan tenis meja.

Banyak protes bermunculan dari cabor yang tidak dimasukkan dalam Porkab Kutim 2020. 

Baca Juga