Top Picks
Kembali, Kejuaraan Tenis Meja Tahun 2023 Di Gelar Di Kutim Memperebutkan Total Hadiah Senilai 100 Juta Tingkatkan Mutu Belajar Siswa, Bupati Resmikan Sejumlah Ruang Belajar Baru SDN 01 Sangatta Utara Bupati Ismunandar Kunjungi Living Lab SCN Murid SMAN 1 Sangatta Selatan Miliki Minat Baca Sangat Tinggi BUMK Berau Borong Juara di Ajang Anugerah Desa Membangun Kaltim Biadab..!! Ayah Tiri di Kutim Tega Cabuli Anaknya Selama 3 Tahun

Perpustakaan Kota Samarinda Akan Maksimalkan Pengenalan Literasi

fokuskaltim.co - Sempat direnovasi dan juga dalam masa pembatasan kegiatan saat pandemi, akhirnya pada akhir Februari 2022 Perpustakaan Kota Samarinda yang berada di Jalan Kusuma Bangsa kembali beroperasi dengan wajah dan semangat baru.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Samarinda, Erham Yusuf menuturkan gedung baru nan megah yang dimiliki Perpustakaan kota tidak ingin hanya dijadikan pemandangan saja dan berujung sia-sia. Karena itu, pihaknya akan memaksimalkan pelayanan serta pengenalan literasi kepada masyarakat luas di Kota Tepian ini melalui Perpustakaan.

“Kami melakukan kerjasama dengan Dinas Pendidikan untuk penjadwalan kunjungan ke Perpustakaan yang bisa dilakukan mulai dari tingkat PAUD hingga ke atas. Karena, kunjungan langsung ke lokasi itu lebih mengena dan diingat apalagi untuk mengenalkan literasi yang baik. Saya tidak ingin gedung semegah ini hanya dipandang sia-sia,” tuturnya saat ditemui baru-baru ini.

Menurut Erham, langkah nyata yang dilakukan kedepan selain kerjasama dengan Dinas Pendidikan adalah menggandeng berbagai komunitas. Mereka dapat melakukam acara atau kegiatan di Perpustakaan. Sehingga, bisa meningkatkan kunjungan juga. Para guru yang ingin melakukan seminar-seminar terkait literasi disediakan ruangan yang bisa dimanfaatkan.

“Acara-acara literasi seperti lomba pidato bisa dilakukan disini. Memanfaatkan momen misalnya bahan- bahan pidato bisa dicari di Perpustakaan. Seminar-seminar PAUD juga bisa. Kita membuat tempat ini punya daya tarik,” ucap Mantan Kadispora Samarinda ini.

Untuk daya tarik lainnya, bisa jadi kedepan kita punya rencana membuat Cafe Literasi. Sebagai upaya penambahan jam operasional juga sampai malam hari, bebernya.

“Bagus kan kalau ada Cafe. Supaya orang-orang bisa berkumpul, bersantai, sambil membaca buku sembari meningkatkan pengetahuan literasinya,” imbuh Erham.

Baca Juga