Top Picks
Susunan Redaksi Tumbuhkan Minat Baca Anak, Disputakar Gunakan Program Wisata Edukasi Pemkab Kutim Salurkan Bantuan Alat dan Mesin Pertanian Kepada 10 Kelompok Tani yang Ada di Kutim Ketua II DPRD Kutim Sesalkan Tak Diberi Kesempatan Bicara di Musrenbang Rantau Pulung TP PKK Kutim Raih Penghargaan, Encek Ucapkan Terima Kasih Hadiri Wisuda LPPTKA Rantau Pulung, Ketua DPRD Kutim : Unggul Ilmu Pengetahuan Unggul Juga Ilmu Agama

Musrenbang Karangan, Potensi Wisata Sudah Mendunia

fokuskaltim.co - Bertempat di Desa Batu Lepo Kecamatan Karangan Bupati Kutim Drs. H. Ardiansyah Sulaiman, M. Si dan Wabup Dr. H. Kasmidi Bilang, ST. MM melanjutkan rangkaian sekaligus membuka acara musrenbang tahun 2021.Didampingi Sekretaris Daerah Ir. H. Irawansyah dan dihadiri Ketua DPRD Joni, S. Sos, beserta anggota DPRD. Rabu (24/03/2021)

"Baru - baru ini melalui ADD di Desa Bay dari nol kami cetak lahan persawahan, kurang lebih 27 hektar, dan Alhamdulillah Januari 2021 kami sudah panen raya. selain itu ada juga perkebunan kakao, perkebunan kelapa sawit, dan Tbs masyarakat bisa mencapai 100 ton per hari masuk ke pabrik. hanya saja yang kami khawatirkan dan coba kita dorong terkait infrastruktur dan hampir jalan Provinsi yang melintasi Kec. Karangan mengalami rusak parah dan menjadi keluhan masyarakat." kata Camat Karangan Madnuh

Beragam potensi yang dimiliki Karangan diantaranya, pertanian, perkebunan, pariwisata, dan cagar budaya yang diharapkan bisa menopang perekonomian masyarakat Karangan dan Kabupaten Kutim.

Bupati Drs. H. Ardiansyah Sulaiman, M. Si mengungkapkan Karangan terkenal di dunia, selain terkenal secara dokumenter, diharapkan juga terkenal bagaimana agar bisa memberikan peluang ekonomi besar pada masyarakatnya.

"ini yang harus kita cari, hampir semua yang ada dikarangan ini memiliki sejarah yang luar biasa, dan sejarah juga memberikan potensi wisata yang luar biasa. Tapi sudahkah karangan ini memberikan peluang investasi? Kalau diangkat dari sisi pariwisata dengan catat tidak mengurangi manfaat dan nilai didalamnya, dan kita ketahui dunia mengakui karst, dunia mengakui tapak tangan, dan dunia sudah mengakui manusia tertua ada dikarangan. Data ini saya peroleh hasil ekspedisi ilmuan prancis yang didampingi ilmuan dari Institut Teknologi Bandung," ungkap Bupati Ardiansyah.

Baca Juga