Top Picks
Unsur Pimpinan DPRD Kaltim Periode 2019-2024 Dilantik, Makmur HAPK Resmi Jabat Ketua Penyusunan RPJMD Kaltim Ditarget Tuntas Juli 2025 Jembatan Menuju Rantau Pulung yang Rusak Sudah Diperbaiki, Respon Cepat Bupati Kutim Upaya Edukasi, Pemerintah Gelar Bimtek Penerapan dan Penggunaan STB Tiga Komisioner Bawaslu Kaltim Terpilih Periode 2022-2027 Nelayan Butuh Dampingan Lengkapi Legalitas

Prihatin, Asmawardi Perjuangkan Biaya Pendidikan di Bengalon

fokuskaltim.co - Ketua Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) itu sedang fokus untuk memperjuangkan permasalahan masyarakat Kutai Timur khususnya di wilayah Kecamatan Bengalon terkait biaya pendidikan.

“Biaya masuk sekolah anak kita bisa sampai Rp5 jutaan,” ujar Asmawardi saat diwawancarai di ruangannya, Gedung Sekretariat DPRD Kutai Timur, Kawasan Bukit Pelangi, Sangatta pada Senin beberapa waktu lalu.

Sebagai wakil rakyat serta orang tua ia merasa empati kepada masyarakat yang keberatan dengan biaya pendidikan. Selain itu pendidikan juga hal yang penting untuk generasi bangsa.

“Sebenarnya, biaya itu juga dibutuhkan oleh pihak pendidikan sehingga mau tidak mau harus dipenuhi untuk administrasi sekolah,” tambahnya.

Oleh karena itu, Asmawardi yang menduduki kursi komisi D, yang membidangi soal pendidikan, berinisiatif untuk mencarikan bantuan dari PT KPC melalui dana CSRnya. Bahkan Ia sudah mengirim surat kepada pihak perusahaan dan mendapat respon yang cukup positif.

“Pihak PT KPC bisa menyalurkan dana CSR untuk pendidikan, namun harus melalui Wakil Bupati,” pungkas Asmawardi.

Namun begitu, ia tak berhenti begitu saja dan langsung menemui Wakil Bupati Kabupaten Kutai Timur Kasmidi Bulang untuk meminta bantuan agar memproses dana CSR dari PT KPC untuk bantuan pendidikan.

“Saya sudah bicara dengan Wakil Bupati untuk menyalurkan dana CSR beberapa persen sebagai bantuan pendidikan khususnya di wilayahnya. Namun belum ada respon,” tandasnya.

Baca Juga