Top Picks
Dinsos Serahkan Bantuan Sembako dan Kasur Tidur di Desa Marga Mulya Diikuti 20 Klub, Ardiansyah Resmi Buka Kejuaraan Sepak Takraw Se Kutai Timur Ikuti Kesatuan Gerak PKK Bangga Kencana Kesehatan tahun 2023, DPPKB Kutim Gelar Rapat Persiapan Porprov Kaltim 2022, Arfan Berharap Kutim Kembali Menjadi Juara Umum DPRD Kutim Terus Kawal Musrenbang Tingkat Kecamatan PU Frakasi AKB DPRD Kutim Terhadap Ranwal RPJMD 2021-2026

Prihatin, Asmawardi Perjuangkan Biaya Pendidikan di Bengalon

fokuskaltim.co - Ketua Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) itu sedang fokus untuk memperjuangkan permasalahan masyarakat Kutai Timur khususnya di wilayah Kecamatan Bengalon terkait biaya pendidikan.

“Biaya masuk sekolah anak kita bisa sampai Rp5 jutaan,” ujar Asmawardi saat diwawancarai di ruangannya, Gedung Sekretariat DPRD Kutai Timur, Kawasan Bukit Pelangi, Sangatta pada Senin beberapa waktu lalu.

Sebagai wakil rakyat serta orang tua ia merasa empati kepada masyarakat yang keberatan dengan biaya pendidikan. Selain itu pendidikan juga hal yang penting untuk generasi bangsa.

“Sebenarnya, biaya itu juga dibutuhkan oleh pihak pendidikan sehingga mau tidak mau harus dipenuhi untuk administrasi sekolah,” tambahnya.

Oleh karena itu, Asmawardi yang menduduki kursi komisi D, yang membidangi soal pendidikan, berinisiatif untuk mencarikan bantuan dari PT KPC melalui dana CSRnya. Bahkan Ia sudah mengirim surat kepada pihak perusahaan dan mendapat respon yang cukup positif.

“Pihak PT KPC bisa menyalurkan dana CSR untuk pendidikan, namun harus melalui Wakil Bupati,” pungkas Asmawardi.

Namun begitu, ia tak berhenti begitu saja dan langsung menemui Wakil Bupati Kabupaten Kutai Timur Kasmidi Bulang untuk meminta bantuan agar memproses dana CSR dari PT KPC untuk bantuan pendidikan.

“Saya sudah bicara dengan Wakil Bupati untuk menyalurkan dana CSR beberapa persen sebagai bantuan pendidikan khususnya di wilayahnya. Namun belum ada respon,” tandasnya.

Baca Juga