Top Picks
Imam Tarmuji Minta Perusahaan di Long Mesangat Salurkan CSR Perbaiki Jalan Bupati Kutim Lantik Pengurus PGRI Batu Ampar Gelar Sosper Bantuan Hukum, M.Nasiruddin : Masyarakat Miskin Berhak Mendapatkan Bantuan Pilkades Diharap Lahirkan Pemimpin Berkualiats Mengenal Elit Bontang, Platform Permudah Akses Buku Digital di Perpusda Bontang Sebanyak 75 Pelaku UMKM Ikuti Bimtek Implementasi Perizinan Berusaha Berbasis Resiko dan Laporan Kegiatan Penanaman Modal DPMPTSP Kutim

Akses Terendam, Bahan Pokok Melonjak Naik

fokuskaltim.co - Akibat banjir kedelapan desa yang terendam banjir adalah Desa Gemar Baru, Kelinjau Ilir, Kelinjau Ulu, Long Nah, Long Tesak, Muara Dun, Senyiur, dan Teluk Baru.

Anggota DPRD Kutim, Yan, mengatakan Ketinggian air yang membanjiri delapan desa memiliki ketinggian bervariasi, mulai dari 10 hingga 50 centimeter.

Namun, terdapat satu desa yang turut mendapatkan dampak banjir sebab akses keluar-masuknya terputus, yakni Desa Long Poq Baru. "Satu desa tidak terendam karena lokasinya berada di pegunungan, tapi terdampak juga karena akses jalannya terputus akibat banjir," ucapnya.

Sabran mengatakan putusnya akses jalan ini juga berimbas pada harga kebutuhan pokok yang melonjak naik. Sembilan bahan pokok mengalami kenaikan, dan beberapa komoditas menjadi langka seperti salah satunya gas LPG.

"Karena akses jalan terputus, harga bahan pokok naik. Seperti gas LPG yang harus dikirim dari luar wilayah," ungkap Sabran.

Sampai saat ini pemerintah daerah belum mengupayakan adanya evakuasi terhadap warga, karena kondisi banjir juga masih terbilang aman.

 

 

Baca Juga