Top Picks
Ini Usulan Warga Yang Disampaikan Saat Masdari Kidang Laksanakan Reses 453 Perusahaan Menerima Penghargaan Anugerah Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Kompleksitas Sistem Penganggaran Terbaru Penyebab Pembahasan APBD Kutim Yang Kerap Tak Sesuai Jadwal Ungkap Jejak Sejarah Kerajaan Martapura di Tanah Kutai Wagub Hadi Buka Rakor Ranham Kabupaten kota Se Kaltim Studi Komparasi, Pokja DPRD Kaltim Kunjungi Pemprov DKI Jakarta

Agusriansyah: Kami Terus Mengawal dan Mengadvokasi Aspirasi Masyarakat

fokuskaltim.co - Ketua Bampemperda (Badan Pembentukan Peraturan Daerah) DPRD Kutai Timur (Kutim), Agusriansyah Ridwan, SIP, MSi berkomitmen mengawal dan mengadvokasi program aspirasi masyarakat. Dia pun mengikuti Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Mursenmbang) tingkat kecamatan di Kutim, di antaranya Kecamatan Sangkulirang dan Sandaran.

“Kami terus mengawal dan mengadvokasi program aspirasi masyarakat terkait pembangunan infrastruktur dasar, kesehatan, pendidikan, pertanian, kelautan dan lain-lain,” ujar legislator Dapil Kutim IV itu, Selasa (23/3/2021).

Politisi senior Partai Keadilan Sejaterah (PKS) ini juga menegaskan, selain pembangunan fisik tentu mengadvokasi dan mendorong dimaksimalkannya pembangunan sumber daya manusia (SDM). Hal ini dinilai penting pada masa mendatang untuk menghadapi persaingan di tingkat global, senada dengan Peneliti Departemen Ekonomi Centre for Strategic dan International Studies (CSIS), Deni Friawan yang menyebut infrastruktur fisik saja tidak cukup, lebih penting lagi bagaimana selanjutnya membangun infrastruktur lunak yang fokusnya pada pembangunan SDM Indonesia yang berkualitas.

Disebut infrastruktur lunak, sebab dinilai ada dua macam pembangunan infrastruktur, yaitu infrastruktur fisik (hard infrastructure) dan infrastuktur lunak (soft infrastructure). Keduanya berperan besar dalam pembangunan Indonesia secara menyeluruh, Agusriansyah dalam hal ini menilai sama. Kata dia “SDM adalah hal penting diwujudkan”

Selain persoalan infrastruktur dasar dan SDM di Kutim, Agusriansyah juga akan mendorong dan memaksimalkan produksi-produksi kreatif dan usaha rumahan (UMKM).

“Semoga apa yang kita harapkan dapat kita wujudkan,” pungkasnya. (Adv).

Baca Juga