Top Picks
Gubernur Kaltim Membuka Kaltim Exhibition Home of Nusantara Tarik Investor, Bupati Kutim Sepakat Perbub Terkait Sewa Lahan di KEK MBTK Direvisi IKN Berdampak Tingkatkan Kunjungan Wisata Kaltim Wujudkan Kesetaraan Gender, Hasna Ajak Kaum Perempuan Berpartisipasi Dalam Dunia Politik Rombongan Maluku Utara Tiba di Balikpapan Sambut HKG PKK dan Rakernas 2025 Disdik Kutim Optimis Terapkan Sistem E-Rapor

Fitriyani: Butuh Peninjauan Kembali dalam Pembentukan 11 Desa

fokuskaltim.co - Fraksi Partai Persatuan Pembanguan (PPP) DPRD Kutai Timur (Kutim) berpandangan, perlunya peninjauan kembali terkait faktor sosiologis, anggaran politis dan kondisi geografis daerah dalam pembentukan desa pemekaran.

Dalam Raperda Desa Pemakaran, terdapat 11 desa yang akan dimekarkan, antara lain Desa Pinang Raya, Bukit Pandan Jaya, Sekurau Atas, Tepian Raya, Tepian Madani, Tepian Budaya, Kerayaan Bilas, Parianum, Kelinjau Tengah, Jabdan, dan Desa Miau Baru Utara.

“Diperlukan peninjauan kembali terkait faktor sosiologis, anggaran politis, geografis daerah dan adanya kesiapan yang matang dalam membentuk desa-desa tersebut,” ujar Jubir PPP, Hj. Fitriyani diruang sidang utama DPRD Kutim, Selasa (04/05/2021).”

Meski demikian, Fraksi PPP secara umum mendukung Raperda pembentukan desa tersebut demi pemerataan pembangunan.

“Namun kami juga Fraksi Partai Persatuan Pembangunan mengapresiasi rencana tersebut untuk pemerataan pembangunan masyarakat dengan adanya pembentukan desa ini,” tutur Hj Fitriani.

Fraksi PPP juga berharap, pembentukan desa yang baru dapat menjadi ikon, yang mampu menopang desa-desa lainnya dalam hal pertahanan.

“Diharapkan bisa menjadi desa tangguh bencana dan bersifat mandiri,” ucap Hj Fitriani. (Adv).

 

Baca Juga