Top Picks
Unsur Pimpinan DPRD Kaltim Periode 2019-2024 Dilantik, Makmur HAPK Resmi Jabat Ketua Manutung Jukut, Berau Duking Ketahanan Pangan dan Gizi Nasional Dispora Kaltim Terima Kritikan Untuk Menjadi Bahan Evaluasi Peringatan Hari Bakti PU ke-78, Dinas PUPR Pera Kaltim Adakan Upacara PBVSI Kutim Resmi di Gelar, Pemkab Kutim Support Full Kegiatan Olahraga di Kutim Iqbal Chandra Pratama Sumbang Medali Emas di Sea Games Kamboja 2023

Dikeluhkan Pedagang, Taman Bersemi Dinilai Perlu Penambahan Fasilitas

Fokuskaltim.co – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur berencana menambah ketersedian daya listrik Taman Bersemi, salah satu pusat ekonomi di Desa Sangatta Utara, Kecamatan Sangatta Utara.

Asisten Perekokonomian dan Pembangunan Pemkab Kutim Suroto, mengatakan pihaknya telah menerima keluhan sekitar 120 pelaku usaha setempat terkait kurangnya daya listrik untuk beroperasi secara optimal.

“Tidak hanya listrik, para pedagang juga meminta penambahan fasilitas seperti internet wifi, pembangunan drainase hingga perombakan bangunan karena dinilai sudah perlu perbaikan,” ungkapnya, Senin 20 Januari 2020.

Kebanyakan pelaku usaha yang bergerak di sektor kuliner itu mengatakan stan yang kini digunakan kurang maksimal karena kanopi terlalu kecil. Sehingga, makanan yang disajikan mudah terpapar sinar matahari.

Suroto menambahkan, para pedagang juga mengeluhkan penurunan tingkat kunjungan beberapa bulan terakhir.

“Dari pantauan ini, memang perlu menjadi perhatian antara Pemkab melalui Bagian Aset Daerah dan PLN untuk penambahan daya. Lalu area parkir harus dirapikan,” sebutnya.

Menurut Suroto, pengembangan UMKM perlu dievaluasi. Tidak hanya kebutuhan pendukung, namun membutuhkan desain baru yang lebih terarah. Agar pengunjung lebih tertarik dan bisa mengangkat pendapatan.

Seskab Kutim Irawansyah meminta agar keinginan pedagang dapat direalisasikan. Terlebih kawasan ini merupakan tempat wisata terdekat di perkotaan. Sehingga mampu menyerap pengunjung yang datang.

“Kalau bisa tambah saja daya listrik, nanti kita koordinasikan dengan BPKAD. Nanti sama-sama cari solusinya. Selanjutnya, baik Dinas PU maupun Perkim, siapkan bangunan dan drainase. Koordinasikan juga dengan camat supaya bisa bersih. Lewat pembenahan STQ diharap mampu mengangkat pendapatan ekonomi daerah,” tutupnya. (*)

Baca Juga