Top Picks
Penerapan Jadwal Sekolah Full Day, DPRD Minta Evaluasi Kembali Kenduri Sang Dewi Di Kutai Timur (part 3) Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman, Apresiasi SMPN 1 Sangatta Utara pada Kegiatan Pesta Karya Ke-X Tahun 2023 Diskominfo Staper Kutim Bekali 72 Pegawai Pelatihan Jurnalistik dan Multimedia 'Mobile Journalism', Hadirkan Narasumber Dari Liputan6.com Gubernur Harum Kukuhkan Kepala BPKP Kaltim yang Baru Bupati Kutim Melakukan Berbagai Peresmian "Awal" Sebagai Simbol Pembangunan Infrastruktur Di Kecamatan Telen

Agus Beri 5 Poin Penegasan di Musrenbang Kecamatan Karangan

fokuskaltim.co - Anggota DPRD Kutai Timur (Kutim), Agusriansyah Ridwan, SIP, MSi memberkan catatan penting sebagai penegasan dalam mewujudkan pembangunan daerah. Penegasan yang dikelompokkan menjadi lima poin, itu disampaikan dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Karangan, Rabu (24/03/2021).

“Infrastruktur dasar terkait jaringan listrik, jalan harus dimaksimalkan, beberapa kegiatan pembangunan jalan yang sudah bertahun-tahun dimasukkan di Musrembangcam namun belum terealisasi untuk direalisasikan di Tahun 2022,” ucap Agusriansyah.

Poin selanjutnya, legislator PKS ini menyatakan, Kecamatan Karangan merupakan daerah yang sangat kaya dengan peninggalan budaya dan destinasi wisata yang mendunia.

“Pada Musrembangcam ini kembali menegaskan untuk segera diwujudkan pengelolaan wisata yang representatif baik Goa Mengkuris, Ara Raya, Ari panas di Batu Lepoq, Goa Ampanas, Danau Tebo dan obyek wisata lainnya,” tuturnya.

Poin ketiga, terkait ketersediaan irigasi pertanian serta peningkatan, baik intensifikasi maupun ekstensifikasinya. Lalu menyusul poin berikutnya yang menekankan adanya keseriusan untuk menyelesaikan persoalan tanah masyarakat untuk di APL kan.

“Agar pembangunan bisa berjalan dengan baik dan masyarakat memiliki serta memanfaatkan areal lahannya dengan baik.

Terkahir, terkait Bidang Pendidikan, Kesehatan, dan lain-lain yang harus terus dimaksimalkan, baik soal RKB, sarana dan prasaranya serta peningkatan kesejahteraan dan SDM nya.

“Mengawal dan mengadvokasi aspirasi masyarakat adalah komitmen dalam memaksimalkan tanggung jawab terhadap amanat yang diemban,” pungkasnya. (Red).

Baca Juga