Top Picks
Cuaca Panas, Jimmy Imbuh Masyarakat Optimalkan Pencegahan Karhutlah Tumbuhkan Minat Baca, Kepala Perpusnas merekomendasikan buku berjudul 99 Cara Menjadikan Anak Anda Keranjingan Membaca Bappeda Paparan 7 Bidang Prioritas Pembangunan Kutim Jadi yang Pertama, Bupati dan Wakil Bupati Hadiri Musrenbangcam Kecamatan Rantau Pulung Wabup Buka Musrenbang Perdana di Muara Wahau Bupati Kutim Raih Penghargaan Mentan RI Atas Dukungan Terhadap Pertanian di Daerah

Pejabat Kaltim Dilarang "Open House" Saat Lebaran

fokuskaltim.co - Seluruh pejabat di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Timur, dilarang mengajukan cuti maupun gelar open house saat Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah.

Larangan tersebut berlaku juga buat Gubernur Kaltim, Isran Noor dan Wakil Gubernur Kaltim, Hadi Mulyadi.

"Tidak ada open house. Cuti juga tidak, kecuali sakit," ungkap Sekda Kaltim, Muh Sabani, Jumat (30/4/2021).

Sabani menerangkan keputusan ini diambil sebagai upaya menekan penularan Covid-19 saat Lebaran mendatang. Selain itu, kebijakan ini juga sejalan dengan instruksi pemerintah pusat yang meniadakan mudik dari 6 sampai 17 Mei 2021.

"Jadi enggak ada pegawai yang pulang kampung, karena mudik kan dilarang," terang dia. Meski begitu, jika pengajuan cuti bersifat penting dan mendesak, seperti keluarga sakit, kehamilan, atau urusan dinas penting dibolehkan asal melengkapi surat perjalanan.

Hal itu juga merujuk pada Edaran Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 8/2021 tentang Pembatasan ke Luar Daerah dan Cuti bagi ASN.

Selain larangan pejabat gelar open house, Sabani juga meminta kepada masyarakat agar tidak berlebihan saat lebaran. Misalnya, gelar open house yang memicu kerumunan dan kontak langsung. Hal itu justru memudahkan penyebaran Covid-19. "Sebab Covid-19 di Kaltim belum benar-benar meredah," kata dia.

Sedangkan Wakil Gubernur Kaltim, Hadi Mulyadi, memperbolehkan ada silaturahmi setelah Idul Fitri asal terbatas dan tertib protokol kesehatan. "Halalbihalal setelah Idul Fitri bisa dilakukan asal terbatas," ungkap Hadi saat acara Rapat Teknis Lintas Sektor Dinas Perhubungan Prov Kaltim di Hotel Mercure Samarinda, (27/4/2021).

Hadi mengatakan larangan open house itu untuk kebaikan masyarakat Kaltim, karena mengendalikan penularan Covid-19. "Sampai sekarang kita (Covid-19) belum aman.

Kami meminta kepada seluruh pejabat untuk tidak menggelar acara open house saat lebaran sesuai arahan Bapak Gubernur," pintah Hadi. Sebagai informasi, aktivitas pemerintahan di lingkungan Pemprov Kaltim akan dihentikan selama lima hari, diawali cuti bersama pada Rabu (12/4/2021) sampai Minggu (16/4/2021).

 

 

 

 

 

(sumber:Kompas)

 

Baca Juga