Top Picks
Berau Promosikan Produk di Pameran Internasional Bimtek Keluarga Berintegritas, Komitmen KPK Tanamkan Perilaku Anti Korupsi Kenali Beberapa Objek Wisata Andalan di Kaltim Panen Bersama Perbanyakan Benih Padi Genjah Cakrabuana Kadiskominfo Kaltim Sambut Kunjungan Mahasiswa Prodi Ilmu Komunikasi FISIP UNMUL DPRD Kutim: Kita Tunggu Kontribusi Perusahaan Sawit Lainnya

Kutim Siapkan Investasi Pembinaan Koperasi Tahun Depan

 

Fokuskaltim.co - Dinas Koperasi dan UKM Kutai Timur (Kutim) menegaskan bahwa empat sektor koperasi saat ini menjadi pilar penting penggerak ekonomi daerah. Kondisi tersebut sekaligus menjadi alasan pemerintah daerah menyiapkan investasi pembinaan yang lebih besar, termasuk penguatan sistem digitalisasi data koperasi pada 2026.

Kepala Diskop UKM Kutim, Teguh Budi Santoso, menyampaikan bahwa keberagaman jenis koperasi menunjukkan perekonomian kerakyatan di Kutim terus berkembang dan merata hingga tingkat kecamatan.

“Sektor koperasi di Kutim cukup beragam, mulai dari pertanian, simpan pinjam, pertambangan, hingga UMKM. Semua tersebar di berbagai wilayah kecamatan,” ujarnya, Kamis (27/11/2025).

Menurut Teguh, koperasi pertanian masih menjadi sektor yang paling kuat karena berkaitan langsung dengan mata pencaharian masyarakat. Kelapa sawit, padi, dan hortikultura disebut sebagai komoditas utama yang menopang ribuan petani.

“Koperasi pertanian tidak hanya menyediakan sarana produksi, tetapi juga membantu petani memasarkan hasil panen mereka,” imbuhnya.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa sektor simpan pinjam berada pada posisi dominan berikutnya. Keberadaan koperasi ini dianggap memberikan akses pembiayaan yang lebih mudah bagi pelaku UMKM dan masyarakat desa.

“Koperasi simpan pinjam juga memainkan peran sebagai penyangga ekonomi masyarakat desa,” terangnya.

Di sektor pertambangan, koperasi berfungsi sebagai mitra perusahaan untuk penyediaan tenaga kerja dan berbagai layanan operasional. Sementara itu, koperasi UMKM menjadi sektor dengan pertumbuhan tercepat karena mendorong peningkatan kualitas produk, program pelatihan, dan perluasan pasar.

“Keragaman sektor koperasi ini membuktikan bahwa koperasi memiliki peran strategis dalam memperkuat roda perekonomian lokal,” pungkasnya. (ADV)

  

 

Views 581

Baca Juga