Top Picks
Menangani Corona, David: Kita Harus Bergerak Bersama Hamzah Al Fauzi Bawa Kaltim Juara 1 Nasional Pemuda Pelopor Jelang Penghujung Tahun, DPRD Kutim Jadwalkan Sosper dan Reses Dewan Ke II Tahun 2023 DPRD Kaltim Terima Kunjungan 350 Siswa Siswi MTs Negeri Samarinda PPKM Mikro, Sekda Kutim Nyatakan 50 Persen Boleh WFH Khusus ASN Kalangan Ini Puan: Bukan Hanya Pinda, IKN Bentuk Pemerataan Pembangunan

Kutim Siapkan Investasi Pembinaan Koperasi Tahun Depan

 

Fokuskaltim.co - Dinas Koperasi dan UKM Kutai Timur (Kutim) menegaskan bahwa empat sektor koperasi saat ini menjadi pilar penting penggerak ekonomi daerah. Kondisi tersebut sekaligus menjadi alasan pemerintah daerah menyiapkan investasi pembinaan yang lebih besar, termasuk penguatan sistem digitalisasi data koperasi pada 2026.

Kepala Diskop UKM Kutim, Teguh Budi Santoso, menyampaikan bahwa keberagaman jenis koperasi menunjukkan perekonomian kerakyatan di Kutim terus berkembang dan merata hingga tingkat kecamatan.

“Sektor koperasi di Kutim cukup beragam, mulai dari pertanian, simpan pinjam, pertambangan, hingga UMKM. Semua tersebar di berbagai wilayah kecamatan,” ujarnya, Kamis (27/11/2025).

Menurut Teguh, koperasi pertanian masih menjadi sektor yang paling kuat karena berkaitan langsung dengan mata pencaharian masyarakat. Kelapa sawit, padi, dan hortikultura disebut sebagai komoditas utama yang menopang ribuan petani.

“Koperasi pertanian tidak hanya menyediakan sarana produksi, tetapi juga membantu petani memasarkan hasil panen mereka,” imbuhnya.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa sektor simpan pinjam berada pada posisi dominan berikutnya. Keberadaan koperasi ini dianggap memberikan akses pembiayaan yang lebih mudah bagi pelaku UMKM dan masyarakat desa.

“Koperasi simpan pinjam juga memainkan peran sebagai penyangga ekonomi masyarakat desa,” terangnya.

Di sektor pertambangan, koperasi berfungsi sebagai mitra perusahaan untuk penyediaan tenaga kerja dan berbagai layanan operasional. Sementara itu, koperasi UMKM menjadi sektor dengan pertumbuhan tercepat karena mendorong peningkatan kualitas produk, program pelatihan, dan perluasan pasar.

“Keragaman sektor koperasi ini membuktikan bahwa koperasi memiliki peran strategis dalam memperkuat roda perekonomian lokal,” pungkasnya. (ADV)

  

 

Views 581

Baca Juga