Top Picks
Simaksiru Disdik Kutim, Aplikasi Multi Fungsi Penunjang Tenaga Pendidik Guna Tingkatkan Keselamatan dan Kenyamanan Mudik Masyarakat Bupati Ardiansyah Secara Langsung Pimpin Apel Pasukan Operasi Ketupat Tahun 2024 Bupati Kutim beserta Keluarga Sampaikan Ucapan Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah Jelang Idul Fitri, Penumpang Bandara APT Pranoto Naik 30 Hingga 40 Persen Ketua Hasan Tekankan Perlindungan Perempuan dan Anak di Wilayah 3T Sosper, Nasir Jelaskan Teknis Pelaksanaan Bantuan Hukum Di Singa Geweh

Satpol PP Perketat Pengawasan Malam di Bukit Pelangi

Fokuskaltim.co - Upaya menjaga ketertiban di kawasan Bukit Pelangi, Sangatta, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kutai Timur (Kutim) menerapkan pola pengawasan yang lebih ketat. Tujuannya untuk mencegah gangguan keamanan maupun aktivitas yang tidak semestinya.

Kepala Satpol PP Kutim, Fata Hidayat, menyebut bahwa pola pengawasan telah diperbarui. Tidak hanya patroli rutin, kini petugas disiagakan dengan pola tiga shift bergiliran, sehingga kawasan strategis tetap terpantau sepanjang hari. Beberapa titik yang menjadi fokus penjagaan antara lain ikon Bukit Pandang, Bukit Venus, dan area sekitar rumah jabatan pejabat daerah.

Ia menyampaikan bahwa kerumunan pada larut malam masih sering ditemui. Petugas terkadang harus membubarkan kelompok warga meski waktu sudah menunjukkan lewat tengah malam. Karena itu, penjagaan malam diperkuat dengan penempatan personel khusus hingga pagi hari.

"Satpol PP juga menerapkan aturan jam malam. Pada hari-hari biasa, aktivitas di Bukit Pelangi dibatasi hingga pukul 22.00, sementara malam Minggu diperpanjang hingga 23.30. Aturan ini dilakukan untuk mencegah potensi kerawanan, mulai dari pemerasan hingga tindakan asusila," terangnya kepada awak media. Senin (24/11/2025).

Tanggung jawab pengawasan yang sebelumnya berada di tangan pengelola kawasan kini sepenuhnya dialihkan kepada Satpol PP. Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa pihaknya siap bekerja sesuai mandat tersebut.

Ia pun mengajak masyarakat turut menjaga ketertiban dan kebersihan, termasuk merawat fasilitas umum yang tersedia.

“Dengan kerja sama semua pihak, Bukit Pelangi bisa tetap menjadi ruang publik yang aman dan menyenangkan,” tutupnya. (ADV)

 

 

 

 

 

 

Views 455

Baca Juga