Seminar dan Workshop Prodi Teknik Elektro STITEK Bontang di Auditorium 3D Bontang, Sabtu (22/11/2025
BONTANG - Program Studi Teknik Elektro STITEK Bontang menyelenggarakan Seminar & Workshop Teknik Elektro di Auditorium Taman 3 Dimensi, Jalan Awang Long, pada Sabtu-Minggu (22-23/11/2025). Kegiatan ini bertujuan memperkuat kompetensi peserta dalam penerapan teknologi terkini, meliputi Artificial Intelligence (AI), Internet of Things (IoT), hingga implementasi sistem tenaga dan kendali industri berbasis mikrokontroler.
Wakil Ketua I STITEK Bontang, Lapu' Tombilayuk, menyampaikan bahwa seminar ini merupakan manifestasi komitmen kampus untuk mempersiapkan mahasiswa menghadapi tuntutan industri yang berkembang pesat. Ia mendorong mahasiswa Teknik Elektro STITEK Bontang untuk terus berinovasi di tengah kemajuan teknologi.
"Melalui seminar dan workshop ini, kami ingin membekali mereka dengan ilmu terapan yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan industri 4.0," ungkap Lapu' Tombilayuk dalam sambutan pembukaannya.
Seminar hari pertama menghadirkan narasumber berkompeten, antara lain Hardianto (Dosen STITEK Bontang), Wilis Agung Permadi (AVP Pemeliharaan Fasilitas Listrik & Pendingin PKT), dan Sumardi Rachmadi (AVP Electrical & Instrument, Departemen Rekayasa & Konstruksi PKT).
Materi seminar mencakup peran AI dalam optimasi sistem tenaga, integrasi IoT dalam monitoring industri, hingga tantangan teknis yang dihadapi sektor manufaktur dan energi. Para peserta mendapat gambaran konkret tentang implementasi teknologi tersebut di lapangan melalui pengalaman langsung para engineer dari PT Pupuk Kaltim.
Workshop Teknik Elektro pada hari kedua, Minggu (23/11), memandu peserta memahami prototipe monitoring dan kendali sistem tenaga dan industri. Kegiatan ini difasilitasi oleh dosen STITEK Bontang, Arfittariah dan Turahyo, serta Staff Safety PT PKT, Meyrano.
Workshop memberikan pengalaman hands-on kepada mahasiswa dalam membangun prototipe berbasis ESP32, termasuk instalasi sensor, pembuatan program kendali, hingga integrasi IoT untuk monitoring real-time. Peserta membawa laptop masing-masing dan melakukan praktik mandiri dengan pendampingan instruktur secara intensif.
Suasana workshop berlangsung interaktif, di mana mahasiswa dapat menguji langsung sistem yang mereka bangun dan berdiskusi mengenai tantangan teknis yang dihadapi. Pendekatan praktis ini menjadi penguatan nyata terhadap kompetensi mahasiswa dalam perangkat mikrokontroler dan teknologi otomasi.
Ketua Prodi Teknik Elektro, Arfittariah, menyampaikan bahwa selain mahasiswa, pihaknya juga mengundang siswa dan guru sebagai peserta. Upaya ini merupakan bagian dari implementasi visi STITEK Bontang untuk menghadirkan pendidikan berbasis teknologi dan kolaborasi industri.
"Kami ingin mahasiswa bukan hanya memahami teori, tetapi juga melihat aplikasinya di dunia kerja. Kehadiran praktisi industri memberikan perspektif langsung tentang kebutuhan kompetensi masa depan," tutupnya.
