Top Picks
Kembali, Kejuaraan Tenis Meja Tahun 2023 Di Gelar Di Kutim Memperebutkan Total Hadiah Senilai 100 Juta Upaya Tangani Dampak Negatif, Diskominfo Kaltim Gelar Workshop Pemetaan Isu dan Penanganan Kriris Tumbuhkan Kawasan Ekonomi Baru – Jembatan Telen Dikucuri Anggaran Rp3 M Masa Jabatan Bertambah 2 Tahun, Wakil DPRD Arfan Ingkatkan Para Kades Untuk Kerja Propesional Kaltim Masuk Seleksi Hingga Tahap Ke Tiga Dalam Penilaian PPD Ardiansyah Tanam Simbolis 7.700 Bibit Pohon Mangrove di Pantai Kenyamukan

Dispora Kutim Dorong Pemuda Mandiri Lewat Pelatihan “Pena Berdikari”

Fokuskaltim.co – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) menggelar pelatihan bertajuk “Pena Berdikari UMKM Pemuda” yang diikuti puluhan pemuda dari berbagai kecamatan. Mereka duduk berkelompok, berdiskusi, dan saling bertukar ide bukan sekadar peserta, melainkan calon penggerak ekonomi kreatif daerah.

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, 9–10 November 2025, di Ruang D’Lounge Hotel Royal Victoria, ini menjadi wadah pembinaan sekaligus ajang berbagi pengalaman antar pelaku usaha muda.

Kepala Dispora Kutim, Basuki Isnawan, melalui Kabid Layanan Kepemudaan, Burhanuddin SY, mengatakan pelatihan ini merupakan bentuk nyata komitmen pemerintah daerah dalam mencetak generasi muda yang produktif dan mandiri.

“Dispora berupaya memberikan kiat-kiat kepada para pemuda Kutim agar bisa bersaing lewat produk yang mereka hasilkan. Kami ingin mereka tidak hanya dikenal di Sangatta, tapi juga mampu menembus pasar nasional bahkan internasional,” ujar Burhanuddin.

Pelatihan ini diikuti 75 pelaku usaha muda dengan materi seputar penguatan mental, strategi pemasaran digital, hingga inovasi produk. Selain teori, peserta juga mendapatkan praktik langsung dalam membangun dan mengelola usaha.

“Kami hadirkan dua narasumber berkompeten, yaitu Ferdiana Tandi dari Samarinda dan Haravanty, wirausahawan lokal Kutim. Mereka membagikan pengalaman berharga yang bisa menjadi inspirasi bagi peserta,” tambahnya.

Menurut Burhanuddin, kolaborasi antara pelaku usaha muda dan praktisi bisnis berpengalaman menjadi kunci penting dalam membangun ekosistem wirausaha yang berkelanjutan di Kutim. Ia berharap hasil pelatihan ini tidak berhenti di ruang seminar.

“Kami ingin mereka benar-benar menerapkan ilmu yang didapat di lapangan. Mulai dari cara promosi digital, pengemasan produk, hingga pengelolaan keuangan yang baik,” jelasnya.

Sementara itu salah satu peserta, Shifa, mengaku bersyukur bisa mengikuti kegiatan ini.

“Banyak ilmu baru yang kami dapat, terutama soal pemasaran digital. Pelatihan seperti ini membuka wawasan kami tentang bagaimana membangun usaha dengan strategi yang tepat,” ujarnya.

Shifa berharap kegiatan seperti ini bisa terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak anak muda di Kutim.

“Menjalankan usaha tidak harus besar di awal. Yang penting berani mulai dan konsisten,” katanya.

Melalui semangat Pena Berdikari, Dispora Kutim berharap semakin banyak pemuda lokal yang lahir sebagai wirausaha kreatif, inovatif, dan mampu menjadi motor penggerak ekonomi daerah. (ADV)

 

 

 

 

 

 

 

Views 411

 

Baca Juga