Top Picks
Komisi II DPRD Kaltim Soroti Transparansi Pengelolaan RSUD AWS Mengenal Sosok Pensiunan Polisi yang Sukses Jadi Wakil Rakyat Bupati Kutim Minta Para UMKM Lokal Optimis Pasarkan Hasil Produknya Kaltim Segera Desain Besar Transformasi Energi dan Ekonomi Air dan Tanah Seluruh Indonesia Bersatu di Kendi Nusantara Rapat Paripurna ke-28 : Pandangan Fraksi PDIP Terkait Lampiran Hasil Audit BPK, Pemerintah Sampaikan Tanggapannya

Festival UMKM Berbenah Bontang Berhasil Cetak Rekor MURI

BONTANG – Indonesia Chef Association (ICA) Kota Bontang berhasil mendapatkan piagam penghargaan Museum Rekor Indonesia (MURI) pada rangkaian Festival UMKM Berbenah 2025, Senin (8/9/2025).

Usai memasak 2.081 porsi dalam waktu yang ditentukan, ICA Kota Bontang memecahkan rekor Sajian Gami Terbanyak dan menerima penghargaan MURI. Aksi yang dilakukan di Lapangan Bessai Berinta (Eks Lang-Lang) ini turut disaksikan ratusan masyarakat yang antusias.

Dipimpin Muhammad Aifush Shidiq selaku ketua chef dan wakilnya, Alifani Hamzaya, pemecahan rekor fantastis ini dibantu oleh belasan chef lainnya yang berasal dari 15 Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) di setiap kelurahan.

Di antaranya chef Nida, chef Ridwan, chef Ari, chef Dian dan chef Hetty. Selain itu, sejumlah anggota ICA Kabupaten Kutai Timur juga hadir memberikan dukungan.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian dan Perdagangan (DKUMPP) Kota Bontang Asdar Ibrahim memberikan apresiasi pada ICA Bontang dan Pokdarwis atas usaha kerasnya sehingga sukses memecahkan rekor prestisius tersebut.

“Semoga capaian ini turut memberikan dampak positif pada perkembangan dunia kuliner di Kota Bontang,” sebutnya.

Festival UMKM Berbenah yang diikuti tak kurang dari 185 pelaku UMKM ini menghadirkan produk-produk khas Bontang. Partisipasi ratusan pelaku usaha itu memperluas jangkauan produk ke pasaran.

Rangkaian festival ini akan berlangsung hingga 10 September 2025 mendatang. Ke depan, pemerintah daerah akan menggelar pasar jajanan rakyat secara rutin di Lokasi tersebut. DIharapakan, ajang ini mampu mendorong geliat usaha kecil serta kreativitas pelaku usaha dalam putaran ekonomi lokal. (*)

Baca Juga