Top Picks
Pocadi Jadi Salah Satu Cara DPK Bontang Tingkatkan Minat Baca Jokowi Himbau Wajib Pajak Segera Lapor SPT Tahunan Pemkab Kutim Tegaskan Untuk Seluruh PD Lakukan Kerja Cepat Sesuai Program Masing-Masing 139 Kades Di Kutim Ikuti Sosialisasi Permendas PDTT Nomor 7 Tahun 2023 Tentang Rincian Prioritas Penggunaan DD Kasmidi Gelar Syukuran dan Doa Bersama Hari Jadi ke 46 Pengesahan Raperda Inisiatif DPRD Kutim Tentang Pengarusutamaan Gender Akan Segera Dilakukan

Darlis Pattalongi Tuntut Keadilan Pendidikan

fokuskaltim.com - Sekretaris Komisi IV DPRD Kalimantan Timur, Darlis Pattalongi, melayangkan kritik tajam terhadap minimnya perhatian pemerintah provinsi terhadap SMA Negeri 4 Samarinda. Sekolah yang telah berdiri sejak 43 tahun lalu di kawasan Rapak Dalam, Loa Janan Ilir, ini disebut belum pernah sekalipun menerima anggaran pembangunan dari APBD Kaltim.

 

Darlis menilai hal ini mencerminkan ketimpangan fasilitas pendidikan yang masih terjadi bahkan di ibu kota provinsi.

 

“Ini bukan sekadar bangunan. Ini soal keadilan. Bagaimana mungkin sekolah negeri di ibu kota provinsi tak pernah tersentuh APBD,” ujar Darlis kepada media, baru-baru ini.

 

Ia menegaskan bahwa pendidikan adalah hak yang setara, bukan kemewahan yang hanya dinikmati oleh sekolah unggulan di pusat kota.


Berlokasi di kawasan yang dikelilingi rawa dan permukiman padat, SMAN 4 Samarinda menghadapi tantangan geografis yang tidak ringan.

 

Letaknya yang berada di pinggiran kota diduga menjadi penyebab utama sekolah ini luput dari skema prioritas pembangunan.

 

“Sekolah di pusat kota dibangun bertingkat dengan fasilitas modern. Di sini, infrastruktur dasar saja belum terpenuhi. Ini potret ketimpangan nyata,” tegas Darlis.

 

Ia pun mendesak Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur agar segera mengalokasikan anggaran pembangunan untuk SMAN 4 melalui APBD Perubahan 2025. Tak hanya itu, ia menekankan perlunya pendekatan teknis yang adaptif terhadap kondisi lingkungan sekitar sekolah.

 

“Jangan menggunakan sistem urugan di lahan rawa. Solusinya adalah membangun gedung panggung untuk menghindari risiko banjir,” jelasnya.

(Adv/DPRDProvKaltim)

Baca Juga