Top Picks
Yan Ipui, Pemerataan Terhadap P3K Harus di Lakukan DPK Bontang Bakal Luncurkan Program Digitalisasi Arsip Keluarga, Libatkan 105 Ketua RT Polres Kutim Ikuti Apel Virtual Puncak HUT Bhayangkara ke 76, di Rangkai Dengan Syukuran Halal Bihalal Keluarga Besar Sangatta Utara, Bupati Ardiansyah Mempererat Silaturahmi Insyah Allah Dosa Kita Diampuni Allah SWT Selain SP4N-LAPOR!, Aplikasi Lain Pelan-Pelan Harus Ditinggalkan Bantuan Mengalir ke Korban Banjir Benteng Mawakal-Kutim

DPRD Kaltim Soroti Kurangnya Penyebaran Informasi Program Kesehatan

fokuskaltim.com - Program kesehatan gratis yang telah diluncurkan di Kalimantan Timur diharapkan bisa diakses secara luas oleh masyarakat. Namun, hingga kini, masih banyak warga yang belum mengetahui keberadaan program tersebut. Hal ini disampaikan Anggota Komisi IV DPRD Kaltim, Agus Aras, yang menyoroti kurangnya penyebaran informasi pemanfaatan layanan ini.

 

Menurut politisi Partai Demokrat itu, program kesehatan gratis yang dijalankan pemerintah daerah sudah berjalan cukup baik dari sisi kebijakan. Akan tetapi, ia menyayangkan bahwa banyak masyarakat, terutama di wilayah pedalaman, belum menerima informasi secara utuh.

 

“Program ini sudah berjalan, dan masyarakat bisa menikmatinya. Tinggal sekarang, apakah mereka tahu bahwa program ini ada? Jangan sampai mereka belum mengetahui keberadaannya,” ujar Agus.

 

Ia menekankan bahwa DPRD Kaltim akan terus mendorong pemerataan fasilitas layanan kesehatan di daerah, khususnya di kawasan seperti Kabupaten Berau yang masih mengalami keterbatasan sarana dan prasarana medis. Penyediaan informasi yang efektif, menurutnya, harus diiringi dengan peningkatan kualitas layanan di lapangan.

 

Agus Aras juga menyoroti keterbatasan jumlah tenaga kesehatan, terutama dokter, sebagai hambatan signifikan dalam peningkatan pelayanan. Ia mendorong agar Pemprov Kaltim tidak hanya fokus pada aspek fasilitas, tetapi juga pada pemenuhan sumber daya manusia di bidang medis.

 

“Kami meminta pemerintah provinsi untuk lebih mendorong penyediaan tenaga kesehatan, termasuk mendukung pendidikan bagi anak-anak yang ingin menempuh studi di bidang kedokteran,” katanya.

 

Sebagai contoh, ia mengapresiasi langkah progresif yang telah dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim), yang secara konsisten memberikan dukungan pendidikan tinggi kepada pelajar daerah di bidang kesehatan. Menurutnya, strategi ini merupakan investasi jangka panjang yang harus diadopsi daerah lain.

(Adv/DPRDProvKaltim)

Baca Juga