Top Picks
Bagus Surya Saputra Resmi Buka Kegiatan FKP Taman Bacaan dan Taman Bermain, Jadi Usulan Forum Anak Batam DPK Kaltim Berencana Lakukan Digitalisasi Manuskrip Naskah Kuno Sebanyak 228 Peserta Ikuti Kursus dan pelatihan Program Pendidikan dan Kecakapan Wirausaha Disdikbud Kutim Pansus LKPJ Lakukan Rapat Internal Usai Pertemuan Dengan Kemendagri Gelar Penyebarluasan Perda Bantuan Hukum, Nasiruddin: Layanan Hukum Didapat Secara Gratis

Subandi Desak Penanganan Banjir Secara Terpadu dan Berkelanjutan

fokuskaltim.com - Penanganan banjir di Kota Samarinda kembali menjadi perhatian serius. Anggota Komisi III DPRD Provinsi Kalimantan Timur, Subandi, menyoroti pendekatan parsial yang selama ini diterapkan dan mendesak adanya strategi kolaboratif lintas pemerintahan. Ia menyampaikan kritik tajam dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) beberapa pekan lalu di Samarinda, Kalimantan Timur.

 

Subandi menilai bahwa penanganan banjir di Samarinda belum menyentuh akar persoalan. Ia menyebut bahwa langkah-langkah yang selama ini dilakukan masih bersifat tambal sulam, tidak sistematis, dan minim koordinasi. “Masalah banjir di Samarinda itu kompleks. Tidak cukup hanya dengan normalisasi drainase atau pengerukan sungai,” ujarnya.

 

Menurutnya, posisi strategis Samarinda sebagai ibu kota Provinsi Kalimantan Timur menjadikan isu banjir bukan semata persoalan lokal. Kota ini, kata Subandi, menjadi pusat interaksi dari 10 kabupaten/kota se-Kaltim serta kerap menerima kunjungan dari tamu nasional maupun internasional.

 

“Kalau kota ini terus kebanjiran, aktivitas ekonomi, sosial, dan birokrasi akan terganggu,” tegasnya.

(Adv/DPRDProvKaltim)

Baca Juga