Top Picks
DPRD Kutim Gelar Halal Bihalah Usai Lebaran Idul Fitri Buka Kejuaran Tarung Derajat Piala Wakil Bupati II Kutim, Wabup Kasmidi Harap Kutim Bisa Menjadi Kiblat Tarung Derajat Di Indonesia Pemerintah Kutim Gelar Apel Bersama Peringati Harkitnas 2024 Bupati Cup 2025, Basuki Isnawan Tekankan Sportivitas di Lapangan Dukung Penuh Penggunaan Eks Bandara Temindung, Nidya: Lokasinya Strategis Harus Didesign Dengan Baik Gelar Paripurna ke-8, DPRD Kutim Sampaikan Rekomendasi LKPJ Bupati

Hutang Lahan Pemkab Prioritas di Anggarkan Setiap Tahun

 

Fokuskaltim.com – Mengenai utang lahan Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutim, Yusuf Silambi sebut sudah menjadi prioritas yang dialokasikan setiap tahunnya untuk pembayaran.

“Masih ada utang yang belum lunas, tetapi kami sudah menganggarkannya dan memastikan prioritas pembayaran ini tidak terabaikan,” ujar Yusuf yang juga anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kutim.

Selain pembayaran utang, Yusuf menyoroti fokus anggaran tahun sebelumnya yang diarahkan pada proyek Multiyears (MY). Proyek ini ditargetkan rampung pada tahun 2025, sehingga menjadi salah satu perhatian utama pemerintah daerah.

Dalam kesempatan yang sama, Yusuf juga membahas perkembangan proyek strategis di Jalan Kenyamukan, termasuk pembangunan pelabuhan. Mantan anggota Komisi C DPRD Kutim yang membidangi sektor pembangunan itu memastikan bahwa permasalahan lahan yang sempat menghambat proyek kini telah terselesaikan melalui negosiasi.

“Lahan di Kenyamukan sudah aman. Saat saya di Komisi C, kami fokus mempersiapkan pembangunan. Sekarang pembangunannya berjalan sesuai rencana,” jelas Yusuf.

Ia mengungkapkan bahwa proyek pelabuhan Kenyamukan didukung oleh tiga sumber pendanaan: kontribusi dari PT Kaltim Prima Coal (KPC), Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), serta Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kutim. Yusuf optimistis pembangunan pelabuhan akan selesai tepat waktu dan dapat dioperasikan pada tahun 2025.

“Semua sudah sesuai jalur. Tinggal melanjutkan pembangunan hingga selesai,” tutupnya.

Pernyataan Yusuf ini mencerminkan komitmen DPRD Kutim untuk menyelesaikan kewajiban utang dan memastikan proyek strategis berjalan demi mendukung pertumbuhan ekonomi daerah. (adv)

 

 

 

 

 

 

 

views 440

Baca Juga