Top Picks
Banjir di Benteng Mawakal Bisa Terjadi Karena Siklus 10 Tahunan Terhitung 75 Hari Menuju Pemilu 2024, Bupati Ardiansyah Harap Pemilu Berjalan Damai Dan Tentram Hingga Akhir Subandi Ingatkan Perlindungan Masyarakat Adat Dalam Pembangunan IKN Hasbullah Yusuf, Optimis Perda Penyelenggaraan Ketenagakerjaan Solusi Bagi Para Pekerja di Kutim DPRD Kaltim Soroti Kurangnya Penyebaran Informasi Program Kesehatan Tanggung Jawab DPRD Kutim Dalam Pengawasan Program Pemerintah Daerah

Pengembangan SDM Harus Jadi Prioritas Agar Mampu Bersaing

fokuskaltim.com - Wakil Ketua II DPRD Kalimantan Timur (Kaltim), Ananda Emira Moeis menegaskan perlunya sinergi antara Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim dan DPRD dalam menyelesaikan berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat, terutama menjelang pemindahan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara.

“Alhamdulillah, kita baru saja dilantik. Saya berharap Pemprov dan DPRD Kaltim bisa bersinergi dalam mengatasi masalah-masalah yang dihadapi masyarakat,” ujar Ananda.

Menurutnya, salah satu isu mendesak adalah peningkatan dan pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM). Sebab dengan status Kaltim sebagai pusat pemerintahan baru, tantangan yang dihadapi masyarakat akan semakin kompleks ke depannya.

“Kita sudah menjadi IKN, masalah pengembangan SDM harus jadi prioritas agar masyarakat Kaltim mampu bersaing. Ini membutuhkan kolaborasi pemerintah, DPRD dan juga masyarakat,” tegas politisi perempuan dari PDI Perjuangan tersebut.

Ananda menilai sektor pendidikan menjadi elemen fundamental dalam pengembangan SDM, sehingga mendorong agar program-program pendidikan terus ditingkatkan untuk melahirkan generasi muda Kaltim yang berprestasi di kancah nasional maupun internasional.

“Pendidikan adalah kunci. Kita ingin melihat lebih banyak putra-putri Kaltim dikenal melalui prestasi, baik di tingkat nasional maupun global,” lanjutnya.

Dengan pengalaman dua periode sebagai anggota DPRD, Ananda berkomitmen untuk lebih sering turun ke lapangan mendengar langsung aspirasi masyarakat.

Ia juga menegaskan pentingnya “kerja ikhlas dan kerja tuntas” untuk mewujudkan kepentingan masyarakat. “Dengan kolaborasi yang baik, kita bisa menghadapi tantangan sekaligus mengoptimalkan peluang yang hadir dengan keberadaan IKN di Kaltim,” pungkasnya. (Adv)

Baca Juga