Top Picks
Event Gekrafs Agenda Penting Bagi Pelaku UMKM, Seni dan Budaya Masih Tingginya Angka Kekerasan Terhadap Perempuan, Noryani Sorayalita: Memerlukan Penanganan Yang Serius Dari Semua Pihak Perindagkop Kaltim Bagikan Peralatan Bagi UMKM Di Kota Bontang Ikuti Jalan Santai Kaliorang, Kasmidi: Saatnya Ekonomi Masyarakat Bangkit Rapat Paripurna DPRD Ke-27, Fraksi PDI Sampaikan Sejumlah Catatan Penting Terhadap Nota Perjelasan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2023 Pemkab Kutim DPRD Kutim Gelar Paripurna Ke X, Penyampaian Raperda APBD Kutim Tahun Anggaran 2024

Pengembangan SDM Harus Jadi Prioritas Agar Mampu Bersaing

fokuskaltim.com - Wakil Ketua II DPRD Kalimantan Timur (Kaltim), Ananda Emira Moeis menegaskan perlunya sinergi antara Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim dan DPRD dalam menyelesaikan berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat, terutama menjelang pemindahan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara.

“Alhamdulillah, kita baru saja dilantik. Saya berharap Pemprov dan DPRD Kaltim bisa bersinergi dalam mengatasi masalah-masalah yang dihadapi masyarakat,” ujar Ananda.

Menurutnya, salah satu isu mendesak adalah peningkatan dan pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM). Sebab dengan status Kaltim sebagai pusat pemerintahan baru, tantangan yang dihadapi masyarakat akan semakin kompleks ke depannya.

“Kita sudah menjadi IKN, masalah pengembangan SDM harus jadi prioritas agar masyarakat Kaltim mampu bersaing. Ini membutuhkan kolaborasi pemerintah, DPRD dan juga masyarakat,” tegas politisi perempuan dari PDI Perjuangan tersebut.

Ananda menilai sektor pendidikan menjadi elemen fundamental dalam pengembangan SDM, sehingga mendorong agar program-program pendidikan terus ditingkatkan untuk melahirkan generasi muda Kaltim yang berprestasi di kancah nasional maupun internasional.

“Pendidikan adalah kunci. Kita ingin melihat lebih banyak putra-putri Kaltim dikenal melalui prestasi, baik di tingkat nasional maupun global,” lanjutnya.

Dengan pengalaman dua periode sebagai anggota DPRD, Ananda berkomitmen untuk lebih sering turun ke lapangan mendengar langsung aspirasi masyarakat.

Ia juga menegaskan pentingnya “kerja ikhlas dan kerja tuntas” untuk mewujudkan kepentingan masyarakat. “Dengan kolaborasi yang baik, kita bisa menghadapi tantangan sekaligus mengoptimalkan peluang yang hadir dengan keberadaan IKN di Kaltim,” pungkasnya. (Adv)

Baca Juga