Top Picks
Buka Festival Sekerat Nusantara 2023, Bupati Ardiansyah Berharap Mampu Meningkatkan Perekonomian Masyarakat Ketua Komisi B DPRD Kutim Hepnie Soroti Tingginya Nilai Silpa Kutim Anggaran 2023 Diskominfo Staper Kutim Launching Integrasi Aplikasi Medsos Omnichanel, Ery Sebagai Upaya Peningkatan Pelayanan Masyarakat Sobirin Usulkan Pemindahan Kantor Damkar Kutim ke Lokasi Yang Lebih Strategis SDN 001 Sangatta Utara Terapkan PMT Selama Masa Belajar di Rumah Marthinus Klarifikasi Soal Statementnya Legalkan Tambang Ilegal

Disdik Kutim Siapkan Kisi-kisi Ujian Jenjang Pendidikan Dasar

Fokuskaltim.co - Menjelang pelaksanan Ujian Nasional (UN), puluhan pengurus Gugu dan kepala sekolah tingkat sekolah dasar (SD) di Kutai Timur (Kutim) melakukan penyusunan Kisi-kisi Soal Ujian Satuan Pendidikan (USP) Jenjang Pendidikan Dasar (SD) Tahun Pelajaran 2019/2020.

Kegiatan dibuka Kepala Dinas Pendidikan (Disidik) Kutim Roma Malau didampingi Kepala Bidang Pendidikan Dasar (SD) beserta Kepala Seksi Kurikulum dan Evaluasi (SD) Disdik Kutim, MS Imran.

Kegiatan yang dilaksanakan selama tiga hari mulai 3 hingga 5 Maret 2020 merupakan bagian dari sinkronisasi terhadap kebijakan dari menteri pendidikan, sebagaimana tertuang surat edaran Mendikbud nomor 1 tahun 2020 tentang Kebijakan Merdeka Belajar dalam Penentuan Kelulusan Peserta Didik dan Penerimaan Peserta Didik Baru Tahun Ajaran 2020/2021.

“Kebijakan Merdeka, melaksakan ujian satuan pendidikan. Jadi tidak ada lagi USBN atau soal nasional 25 persen tapi semua diserahkan di sekolah,” ujar Imron.

Namun, lanjut Imron, jika ada sekolah yang belum siap dengan penyusunan kisi-kisi ujian. Maka Disdik Kutim membuat kebijakan untuk mebuat tugasnya di tingkat gugus agar mereka bisa berkoordinasi dengan para sekolah-sekolah yang lain.

Adapun gugus yang di maksud, ia mengatakan, sudah berjalan sesuai rencana. Setiap Gugus mengakomudir atau memiliki anggota yang terdiri dari sekolah-sekolah.

“Setelah berkomunikasi dengan Kementrian Pendidikan Nasional, kita komunikasikan ke tingkat gugus. Gugus berkonikasi dengan anggota sekolahnya masing-masing, kemudian hasilnya di laporkan ke UPT dan UPT melaporkan ke Dinas Pendidikan,” terang Imron.

Baca Juga