Top Picks
Perangkat Desa Baru 2 Persen, BPJS Sangatta Pinta Pemkab Kutim Berikan Perlindungan Terkait Kelangkahan Pupuk, Bupati Minta DTPHP Beri Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik untuk Petani Peletakan Batu Pertama Pembangunan Madrasah Ibtidaiyah Muara Bengkal Fraksi Demokrat DPRD Kutim Dukung Perubahan 3 Perda Retribusi, Ini Katanya Kunjungi Kutim, Diskominfo Kaltim Lakukan Koordinasi dan Pembinaan KIM Disela Joging Bersama Sekjend PSSI, Rasman Diskusi Perkebangan Olahraga

Juara Bidang Teknologi, Utari Octavianty

fokuskaltim.com - Pemprov Kaltim memperingati Hari Sumpah Pemuda ke 95 di halaman kantor UPTD Pengelolaan Prasarana Olahraga (PPO) Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kaltim di Stadion Madya Sempaja, pada waktu lalu.

Dalam momen Hari Sumpah Pemuda, Utari Octavianty harus melewati seleksi ketat, dimulai dari tingkat Kota Balikpapan, lalu berlanjut ke tingkat Kalimantan Timur melalui Dispora, hingga mencapai tingkat nasional.

Pada tingkat provinsi, Dispora Kaltim mengirimkan 5 wakil dalam 5 Bidang Kepeloporan. Dari 5 peserta yang lolos ke tahap administrasi dan fact-finding, hanya 2 yang berhasil melanjutkan ke tahap penjurian akhir. Akhirnya, Utari Octavianty diumumkan sebagai pemenang.

Utari Octavianty tidak hanya meraih penghargaan, tetapi juga mampu menciptakan dampak positif yang signifikan. Dengan modal sebesar Rp 500 miliar dari East Ventures, ia berhasil mengembangkan startupnya. Aplikasi Aruna yang ia rintis menjadi sukses dan menarik konsumen dari Amerika Serikat, Jepang, hingga Kanada. Aruna adalah solusi inovatif untuk memungkinkan masyarakat memperoleh ikan segar langsung dari nelayan, mengurangi peran perantara yang sering mengambil keuntungan berlebihan.

Pada tahun 2016, Utari Octavianty bersama rekan-rekannya, Farid Naufal Aslam dan Indraka Fadhillah, mengembangkan aplikasi untuk membantu para nelayan. Ide sederhana ini muncul karena Utari memiliki latar belakang sebagai anak nelayan. Tujuannya adalah untuk membantu masyarakat memperoleh ikan segar langsung dari para nelayan, sehingga para perantara dapat diminimalkan.

Namun, ide sederhana tersebut berkembang menjadi hal yang sangat besar. Aruna, ciptaannya, menjadi katalisator perubahan bagi para nelayan yang bergabung dengannya. Kini, Utari Octavianty adalah salah satu pendiri startup Aruna yang bermitra dengan para nelayan. Dalam waktu dua tahun, ia berhasil menggandeng puluhan ribu nelayan untuk bekerja sama dalam memasarkan hasil tangkapan mereka.

Aruna tidak hanya berfungsi sebagai platform bisnis, tetapi juga sebagai wadah bagi "local heroes" di setiap sentra nelayan. Mereka membantu nelayan untuk memasarkan hasil tangkapannya dan meningkatkan kesejahteraan mereka. Utari Octavianty, yang memiliki akar kehidupan nelayan, telah berhasil menciptakan dampak positif yang luar biasa bagi komunitas nelayan di Indonesia.

"Di setiap sentra nelayan kita ada local heroes yang membantu nelayan untuk memasarkan ikannya," pungkasnya.

Kisah sukses Utari Octavianty adalah bukti nyata bahwa semangat, inovasi, dan komitmen dapat mengubah kehidupan seseorang dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.(Adv/DisporaKaltim)

Baca Juga