Top Picks
Dispora Kaltim Sosialisasikan Pemberdayaan Karang Taruna Pemuda Angka Perkawinan Anak Tahun 2021 Turun Bupati Ardiansyah Harap Dengan Peningkatan APBD Tahun 2024 Dapat Dorong Pencepatan Pembangunan Kutim Rapat Paripurna ke -14 Jawaban Pemerintah Terhadap Tanggapan 7 Fraksi DPRD Kutim 5 Calon Dewas PDAM Kutim Jalani Seleksi Tahap Akhir Berkunjung ke Teluk Bayur, Pjs Bupati Berau Beri Semangat Aparat

Atur Porsi Main Game, Beri Ruang Berliterasi

fokuskaltim.com - Anak-anak diharapkan bisa mengendalikan frekuensi bermain gim dalam jaringan alias game online. Sebab, hal tersebut diyakini memberi dampak negative terhadap minat baca mereka. Sebab, hiburan yang terlalu intens membuat konsentrasi menurun dan menyiakan waktu, padahal bisa lebih efektif bila digunakan untuk membaca.

 

Hal tersebut disampaikan anggota Komisi IV DPRD Kaltim Rusman Ya’qub di hadapan 400 peserta talk show Membaca dan Menulis Kita Sehat, rangkaian Tour Library 2023, di rumah jabatan wali kota Bontang, Selasa (28/11). “Kita perlu menyadari bahwa minat baca kita dapat terpengaruh oleh banyak faktor, dan salah satunya adalah aktivitas bermain game online yang berlebihan,” ucapnya.

 

Dia berharap, pengendalian porsi waktu bermain game online, bisa memberi ruang kepada pelajar untuk lebih aktif membaca dan meningkatkan literasi. “Jadi, bagaimana? Semua sepakat untuk mengurangi bermain game online?” ujar Rusman kemudian disahut dengan ucapan sepakat dari seluruh peserta dengan semangat. (Adv/DPKKaltim)

Baca Juga