Top Picks
1 Anggota DPRD Kutim Positif Covid-19, Hearing Pansus Raperda Ketenagakerjaan bersama Serikat Buruh Ditunda Arfan Sorot Kendaraan Plat Luar Daerah Perda RTWR Gambaran Komitmen dan Dedikasi DPRD Kaltim Yan Sebut Lewat DPRD dan Pengadilan, Masyarakat Dapat Lakukan Penyelesaian Konflik HI Sesuai Hukum Batik Festival Folder Kutim, Wabup Kasmidi Kagum Dengan Keindahan Batik Hasil Designer Kutim Tingkatkan Pemahaman OPD, DPK Bontang Gelar Sosialisasi Kearsipan

Atur Porsi Main Game, Beri Ruang Berliterasi

fokuskaltim.com - Anak-anak diharapkan bisa mengendalikan frekuensi bermain gim dalam jaringan alias game online. Sebab, hal tersebut diyakini memberi dampak negative terhadap minat baca mereka. Sebab, hiburan yang terlalu intens membuat konsentrasi menurun dan menyiakan waktu, padahal bisa lebih efektif bila digunakan untuk membaca.

 

Hal tersebut disampaikan anggota Komisi IV DPRD Kaltim Rusman Ya’qub di hadapan 400 peserta talk show Membaca dan Menulis Kita Sehat, rangkaian Tour Library 2023, di rumah jabatan wali kota Bontang, Selasa (28/11). “Kita perlu menyadari bahwa minat baca kita dapat terpengaruh oleh banyak faktor, dan salah satunya adalah aktivitas bermain game online yang berlebihan,” ucapnya.

 

Dia berharap, pengendalian porsi waktu bermain game online, bisa memberi ruang kepada pelajar untuk lebih aktif membaca dan meningkatkan literasi. “Jadi, bagaimana? Semua sepakat untuk mengurangi bermain game online?” ujar Rusman kemudian disahut dengan ucapan sepakat dari seluruh peserta dengan semangat. (Adv/DPKKaltim)

Baca Juga