Top Picks
Pengembangan Budidaya, Disbun Latih Petani PPU Optimalkan Penyerapan APBD, DPRD Kutim Gelar Audiensi dan Koordinasi Program Pemberantas Korupsi Dengan KPK RI Tanggap Atasi Kebakaran, Dewan Usulkan Penampungan Air Tersedia Disetiap Desa Pandi Sebut Digital Marketing Langkah Strategis Untuk Mengembangkan UMKM Sebanyak 75 Pelaku Usaha Salon Ikut Pelatihan Hair Salon Business, Wabup Kasmidi Apresiasi Kerja Dispar Kutim Hadiri Pembukaan FSN 2024 Ke III, Ketua DPRD Joni Memberi Banyak Dampak Positif Bagi Daerah

234 SMA Sederajat di Kaltim Dapat Dua Tablet

fokuskaltim.com - Pemprov Kaltim mendukung penuh penggunaan aplikasi SRIKANDI untuk mempermudah aktivitas pengarsipan di lingkungan SMA sederajat. Itu dibuktikan dengan langkah pemberian dua tablet kepada setiap SMA sederajat di Kaltim demi mempermudah penggunaan SRIKANDI.


Melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kaltim, ada 234 sekolah jenjang SMA sederajat yang menerima perangkat tersebut. Artinya ada 468 tablet yang dibagikan. Kepala Disdikbud Kaltim M Kurniawan mengatakan, tablet tersebut sebagai bentuk dukungan implementasi SRIKANDI di lingkup sekolah. "Pengadaan alat ini sekitar Rp 2,2 miliar lebih untuk 468 sekolah. Masing-masing dapat dua unit," katanya.


Ia menyatakan, sekolah harus diberikan perangkat untuk mendukung optimalisasi penggunaan SRIKANDI dialam kegiatan kearsipan sekolah. "Agar memudahkan kerja dan kinerja sekolah. Bagaimana nantinya kita harapkan ini bisa jadi transformasi digital dari sekolah. Segalanya bisa elektronik tidak manual lagi," jelasnya.


Adapun yang dimaksud Kurniawan, yakni, soal surat menyurat hingga kearsipan sekolah. Bisa dilakukan semuanya dalam satu aplikasi garapan pemerintah pusat tersebut. "Kenapa dikasih dua, nanti itu satu dipegang kepala sekolah. Biar dia di mana saja bisa kerja, disposisi, dan lainnya."


"Tidak jadi hambatan di mana saja administrasi sekolah bisa dijalankan, bisa dilakukan. Dan satunya lagi buat tenaga kearsipannya, atau administrasi tata usahanya," terangnya. "Saya harap mereka bisa berfokus belajar dan mengimplementasikan secepatnya di sekolah masing-masing," pungkasnya. (Adv/DPKKaltim)

Baca Juga