Top Picks
Raih Dua Arindama, Berau Peringkat Kedua Tingkat Kabupaten Selamat IdulAdha 1443 Hijriah, Perbedaan Itu Barokah HUT PPU Ke 23, Baharuddin Muin Apresiasi Gelaran TTG dan Pameran Pembangunan Bupati Kutim Ardiansyah, Soroti 4 Poin Hasil Rakor Forkopimda Turnamen Piala Askab PSSI Kutim Zona Empat, DPRD Beri Dukungan Penuh Shalat Idul Adha 2022, Masyarakat Padati Masjid Agung Al Faruq, Ardiansyah Ajak Warga Doakan Jamaah Haji

Kunjungi DPK Kaltim, Ingin Tingkatkan Kualitas Pelayanan

fokuskaltim.com - Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) selalu menjadi rujukan dalam membangun perpustakaan berkualitas di Kaltim. Itu yang diakui oleh Perpustakaan Kelurahan Berbas Pantai, Bontang. Demi mengembangkan kualitas pelayanan, mereka pun berkunjung ke Perpustakaan DPK Kaltim Jalan Juanda, Samarinda, Senin (30/10).

 

Sebanyak 56 peserta dari Kota Taman beranjangsana ke sana, didampingi anggota Komisi III DPRD Bontang Yasir Arafat. Kedatangan mereka diterima di Aula Oemar Dahlan DPK Kaltim oleh Kepala Bidang Pengembangan Perpustakaan dan Pembudayaan Kegemaran Membaca (BP3KM), Taufik.

 

Lurah Berbas Pantai Supriadi menyambut baik penerimaan hangat dari DPK Kaltim. Setelah diterima, mereka pun dibawa mengelilingi area perpustakaan. Visitasi menjadi wadah bagi pemuda kelurahan yang ia pimpin untuk membantu promosi dan publikasi Perpustakaan Kelurahan Berbas Pantai agar lebih dekat dengan masyarakat Kota Taman.

 

"Kawasan Berbas Pantai rawan kejahatan penyalahgunaan obat-obatan dan narkoba. Melibatkan mereka dengan kegiatan perpustakaan bisa membentuk kegiatan positif yang bermanfaat. Selain itu perpustakaan kami sebelumnya terpilih menjadi perpustakaan kelurahan dengan layanan digital terbaik di Indonesia," jelas Supriadi.

 

Dengan prestasi tersebut, diharapkan bisa memicu semangat para anggota dan kader perpustakaan untuk terus belajar lebih mendalam mengenai ilmu-ilmu pengelolaan perpustakaan. Kedatangan mereka ke DPK Kaltim turut melibatkan DPRD Bontang Komisi III yang peduli dengan pencapaian dan kualitas Perpustakaan Kelurahan Berbas Pantai.

 

"Membaca tanpa diimplementasikan hasilnya akan nihil. Sebaliknya, bila membaca tapi ada manfaatnya untuk hidup itu baru literasi. Kami berharap Perpustakaan Berbas Pantai dapat berbasis inklusi sosial dengan menyediakan semakin banyak koleksi buku yang dibutuhkan masyarakat sesuai mata pencahariannya. Semisal nelayan, ditambah lagi koleksi buku mengenai perikanan dan kemaritiman," papar Taufik.

 

Usai berdiskusi, agenda visitasi ditutup dengan sesi foto bersama dan mengelilingi layanan dan fasilitas DPK Kaltim didampingi pustakawan DPK Kaltim Winda Fitri Yantie dan Adriansyah. (Adv/DPKKaltim)

Baca Juga