Top Picks
Kesempatan Menjadi Kaya Melalui Literasi Digital Semakin Terbuka M.Nasiruddin: Semoga Perda Bantuan Hukum Dapat Dipahami Masyarakat Pondok Pesantren Darrus Sholah di Sangatta Selatan Terbakar Kejar Target 100 Persen, Pemkab Berau Gelar Rapat Evaluasi Capaian Fisik dan Keuangan Merayakan Kebudayaan Nusantara di Festival Mahakam 2023, Masyarakat Kaltim Siap Migrasi ke Penyiaran TV Digital

BKKBN Kaltim Diminta Kolaborasi Dalam Penanganan Stunting

fokuskaltim.com - Penjabat (Pj) Gubernur Kalimantan Timur Akmal Malik meminta jajaran Perwakilan BKKBN Kaltim agar melakukan kolaborasi dengan instansi terkait agar penanganan stunting di Kaltim tepat sasaran.

“Stunting tidak bisa diturunkan hanya dengan rapat-rapat. Harusnya perbanyak pemberian makanan tambahan (PMT). Perkuat pendamping di lapangan,” kata Akmal Malik saat menerima audiensi Kepala Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Kaltim Dr Sunarto beserta jajaran di Rumah Jabatan Gubernur, Komplek Pendopo Odah Etam, Samarinda, Senin (13/11/2023).

Akmal mengingatkan harus ada kolaborasi antara kementerian dan lembaga terkait, termasuk di daerah yang melibatkan instansi vertikal dan perangkat daerah.

“Insyaallah kita dorong ke kabupaten/kota untuk percepatan penyerapan anggaran dana alokasi khusus atau DAK yang dikelola BKKBN Kaltim,” tambahnya.

DAK tersebut dialokasikan dari BKKBN pusat untuk program percepatan penurunan stunting dengan kegiatan antara lain pembinaan keluarga kurang mampu pengadaan kendaraan antar jemput calon akseptor, pengadaan kendaraan air antar jemput calon akseptor, pembangunan/rehab/kelengkapan Balai Penyuluhan KB.

Seperti diketahui, dalam arahan Presiden Joko Widodo kepada kepala daerah dalam Rapat Koordinasi Penjabat Kepala Daerah se-Indonesia beberapa waktu lalu, kemiskinan ekstrem dan stunting menjadi poin pertama. Pj Gubernur Kaltim Akmal Malik hadir dalam rapat di Istana Negara tersebut. (Adv/Diskominfokaltim)

Baca Juga