Top Picks
Perkemahan Bara Saka 2023 Sukses di Gelar Tampil Saat Upacara HUT RI Ke 77, Paduan Suara Prima School Sangatta Jalani Gladi Bersih Hadirnya IKN Nusantara, Sarkowi Menilai Interaksi Sosial Bakal Jadi Masalah Serius Satpol PP Kutim Perketat Pengawasan PKL di Trotoar, Tegaskan Keselamatan Publik Prioritas Utama Lingkungan Berliterasi Kondusif, Positif untuk Kesehatan Aldryansyah Soroti Kondisi Masyarakat di Dapil 5, Gunakan Genset Untuk Penerangan

Arfan Apresiasi Pemkab Kutim Atas Pembangunan Jembatan Bengalon

Fokuskaltim.co - Wakil Ketua II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) Arfan, mengapresiasi pembangunan Jembatan Bengalon yang kini telah berjalan.

Diketahui, Pada 6 November 2023 lalu, Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman menghadiri acara Ground Breaking Jembatan tersebut.

“Saya mengapresiasi pembangunan Jembatan Bengalon yang telah dimulai. Saya tidak hadir saat itu, karena memang saya ada kegiatan partai, tapi saya sangat bersyukur,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Politisi Partai Nasdem itu menjelaskan, pembangunan jembatan tersebut memang sudah lama diharapkan masyarakat. Sebab, jembatan itu nantinya akan menghubungkan dua desa, yakni Desa Sepaso Timur dan Desa Sepaso Selatan. Kedua desa ini merupakan desa bertetangga, namun dipisahkan oleh Sungai Bengalon.

“Jembatan ini sudah diprogramkan pada periode kepemimpinan sebelumnya, namun tidak terealisasi. Karena itu, di periode pemerintahan saat ini, kembali dilanjutkan,” ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kutim, Joni Abdi Setia mengatakan, pembangunan Jembatan Bengalon menggunakan anggaran multi years (MY) senilai Rp31,5 miliar. Jembatan ini akan dibangun oleh kontraktor pelaksana PT Kalapa Satangkal Makmur Sejahtera dengan konsultan pengawas PT Gerbangraja Mandiri KSO dan PT Ciriatama Nusawidya Consult.

“Jembatan ini akan memiliki panjang bentang 60 meter dan lebar 7 meter dengan menggunakan rangka baja. Pembangunannya akan dilakukan selama 520 hari kalender dan masa pemeliharaan selama 360 hari kalender,” terangnya.

Pembangunan Jembatan Bengalon merupakan salah satu program strategis Kabupaten Kutim. Jembatan ini diharapkan dapat meningkatkan aksesibilitas masyarakat di dua desa tersebut, sehingga dapat meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat.  (ADV)

Baca Juga