Top Picks
Akibat Aktivitas Bongkar Muat Batu Bara Nelayan Pulau Miang Keluhkan Hilangnya Spot Mancing Pembiayaan STIPER dan STAIS di Tanggung Pemerintah, Yulianus Dukung Wacara Perubahan Status Dari PTS Menjadi PTN Raih Suara Terbanyak Pilkades Teluk Pandan, Andi Herman : Terimakasih Telah Menggunakan Hak Pilihnya Wakili Gubernur, Sekda Kaltim Pimpin Rapat Fasilitasi RPD Expo Kesbangpol Milenial Go To Pemilu 2024, Milenial Diharap Berperan Aktif Arfan Pimpin Rapat Dengar Pendapat Penjelasan Pelaksanaan Porkab Kutim 2020

Arfan Apresiasi Pemkab Kutim Atas Pembangunan Jembatan Bengalon

Fokuskaltim.co - Wakil Ketua II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) Arfan, mengapresiasi pembangunan Jembatan Bengalon yang kini telah berjalan.

Diketahui, Pada 6 November 2023 lalu, Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman menghadiri acara Ground Breaking Jembatan tersebut.

“Saya mengapresiasi pembangunan Jembatan Bengalon yang telah dimulai. Saya tidak hadir saat itu, karena memang saya ada kegiatan partai, tapi saya sangat bersyukur,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Politisi Partai Nasdem itu menjelaskan, pembangunan jembatan tersebut memang sudah lama diharapkan masyarakat. Sebab, jembatan itu nantinya akan menghubungkan dua desa, yakni Desa Sepaso Timur dan Desa Sepaso Selatan. Kedua desa ini merupakan desa bertetangga, namun dipisahkan oleh Sungai Bengalon.

“Jembatan ini sudah diprogramkan pada periode kepemimpinan sebelumnya, namun tidak terealisasi. Karena itu, di periode pemerintahan saat ini, kembali dilanjutkan,” ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kutim, Joni Abdi Setia mengatakan, pembangunan Jembatan Bengalon menggunakan anggaran multi years (MY) senilai Rp31,5 miliar. Jembatan ini akan dibangun oleh kontraktor pelaksana PT Kalapa Satangkal Makmur Sejahtera dengan konsultan pengawas PT Gerbangraja Mandiri KSO dan PT Ciriatama Nusawidya Consult.

“Jembatan ini akan memiliki panjang bentang 60 meter dan lebar 7 meter dengan menggunakan rangka baja. Pembangunannya akan dilakukan selama 520 hari kalender dan masa pemeliharaan selama 360 hari kalender,” terangnya.

Pembangunan Jembatan Bengalon merupakan salah satu program strategis Kabupaten Kutim. Jembatan ini diharapkan dapat meningkatkan aksesibilitas masyarakat di dua desa tersebut, sehingga dapat meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat.  (ADV)

Baca Juga