Top Picks
Diskominfo Staper Kutim bersama Itwil Lakukan Audit IT Terkait SPBE di Lingkup Pemkab Kutim Wagub Pastikan Minyak Stok Goreng Cukup Sampai Lebaran Dua Buah Raperda Inisiatif DPRD Kutim Disepakati jadi Perda Pantau Perkembangan Politik, Kesbangpol Kaltim Gelar Rapat Triwulan 2023 Hardiknas 2021, Asisten Pemkesra Pemkab Kutim Gelorakan Semangat Pengembangan Pendidikan DPK Bontang Bina Perpustakaan SMPN 7 untuk Hadapi Lomba Tingkat Provinsi

Ismunansdar dan Kasmidi Hadiri Acara Beluluh di Bengalon

Fokuskaltim.co - Pelestarian budaya adalah suatu bentuk cerminan dari masyarakat yang cinta persatuan, karena beragamnya suku dan budaya merupakan ciri khas yang patut menjadi kebanggan bangsa Indonesia. Bupati dan Wakil Bupati Kutai Timur turut mendukung pelestarian budaya tersebut dengan menghadiri Acara Beluluh dan Tijak Tanah Betis Sultan di Benua Bengalon yang berlangsung di halaman kantor Kecamatan Bengalon. Rabu (12/02/20)

Beluluh merupakan budaya Kutai yang bermakna upacara pensucian, menolak bala atau hal negatif selama kurun waktu tertentu. Upacara ini dilakukan pada kalangan kesultanan dan para pejabat terkait demi menyambut hal positif yang akan hadir serta menyingkirkan hal-hal negatif. Beluluh biasanya dilakukan pada awal dan akhir tahun serta pada acara besar Kesultanan Kutai.

Acara Beluluh dan Tijak Tanah Betis Sultan di Kecamatan Bengalon ini langsung dihadiri Sultan Adji Muhammad Arifin. Bupati Kutai Timur, Wakil Bupati, Ketua DPRD Kutim, Sekretaris Daerah serta Kepala SKPD turut ikut serta dalam melestarikan budaya tersebut.

Bupati Ismunandar mengatakan, “Kutai sangat terbuka untuk investasi tetapi investor harus memperhatikan adat istiadat budaya kita yang ada, menjaga lingkungan kita. Mari kita bersama mendukung dan membangun Kutai Timut yang kita cintai ini,” tutup Bupati.

Baca Juga