Top Picks
Pemkab Kutim Tandatangani MoU dengan Universitas Indonesia, Ardiansyah: Upaya Pencapaian Program Terutama Peningkatan Ekonomi Mobil Perpustakaan Keliling Dispusip Kutim Yang Beroperasi Tersisa 2 Unit Bupati Ardiansyah, Apresiasi Seminar dan Workshop Klinik Utama Tumbuh Kembang Anak Cahaya Sangatta bersama TP PKK Pada Peringatan HAN 2023 Ekonomi Kaltim Triwulan III Tumbuh 3,11 Persen Perpustakaan Paser Rutinkan Layanan Pembelajaran Alquran Diskominfo Wajib Menjadi Wali Data

Pemkab Kutim Gelar Rembug Studing Libatkan Berbagai Pihak

Fokuskaltim.co – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim), melalui Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kutim, menggelar Rembug Stunding dengan berbagai pihak terkait, di Ruang Meranti Kantor Bupati, Selasa (11/07/2023). 

Kegiatan tersebut dalam rangka konvergensi percepatan penurunan angka dan pencegahan stunting disetiap desa di Kutim yang termasuk dalam kategori wilayah stunting, maka perlu dilakukan koordinasi dengan melaksanakan rembug stunting terkait penyusunan perencanaan program dan kegiatan yang terfokus menurunkan angka stuntin, khususnya pada desa-desa lokus stunting di Kutim. 

Turut dari perangkat daerah (PD) terkait, TP PKK, Forkopimda, Rorum CSR, DWP, IBI, IDI, Camat Sangatta Utara, Camat Sangatta Selatan, PT KPC, PT PAMA Persada Nusantara Sangatta dan secara zoom diikuti Dinkes Propvinsi Kaltim, Camat se Kutim, Kades/Lurah se Kutim, KPM se Kutim, TPP Kecamatan se Kutim, TPS Desa se Kutim dan seluruh TPK se Kutim.

Plt Kepala DPPKB Kutim Ronny Bonar Hamonangan Siburian, menyebut dalam Rembug berbagai saran disampaikan dalam penanganan dan pencegahan stunting di Kabupaten Kutim ini. 

“Seperti, berapa anggaran masing-masing PD terkait untuk mengatasi stunting. Dan dengan anggaran tersebut, sudah seberapa banyak angka stunting yang turun atau sudah seberapa banyak anak stunting yang terbantu,” sebut Ronny (sapaan akrabnya).

Kemudian, lanjut Ronny, Satgas penurunan stunting yang ditempatkan di Kutai Timur, akan mengambil data di semua PD terkait penurunan stunting. 

“Rembug stunting sebaiknya dilakukan sebelum Musrenbang, agar PD bisa memasukkan anggaran untuk mengatasi stunting,” tuturnya. (adv)

Baca Juga