Top Picks
Kekurangan Nakes, DPRD Kutim Minta Pemerintah Naikkan Gaji Dokter Spesialis di RS Sangkulirang Cabor Panahan Kaltim Siap Berlaga di PON Aceh-Sumatera Disdik Kutim Koordinasi Virtual Bahas Laporan Kerja Sekolah se-Sangkulirang Pemerintah Tetapkan 1 Ramadhan 1443 H Jatuh Pada 3 April 2022 DBH Kutim Rp1,076 T, Musyaffa: Rp3,059 T Adalah Nilai Awal Diskominfo Kaltim Hadiri Peresmian Kantor Baru Media Kaltim

Pemkab Kutim Gelar Rembug Studing Libatkan Berbagai Pihak

Fokuskaltim.co – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim), melalui Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kutim, menggelar Rembug Stunding dengan berbagai pihak terkait, di Ruang Meranti Kantor Bupati, Selasa (11/07/2023). 

Kegiatan tersebut dalam rangka konvergensi percepatan penurunan angka dan pencegahan stunting disetiap desa di Kutim yang termasuk dalam kategori wilayah stunting, maka perlu dilakukan koordinasi dengan melaksanakan rembug stunting terkait penyusunan perencanaan program dan kegiatan yang terfokus menurunkan angka stuntin, khususnya pada desa-desa lokus stunting di Kutim. 

Turut dari perangkat daerah (PD) terkait, TP PKK, Forkopimda, Rorum CSR, DWP, IBI, IDI, Camat Sangatta Utara, Camat Sangatta Selatan, PT KPC, PT PAMA Persada Nusantara Sangatta dan secara zoom diikuti Dinkes Propvinsi Kaltim, Camat se Kutim, Kades/Lurah se Kutim, KPM se Kutim, TPP Kecamatan se Kutim, TPS Desa se Kutim dan seluruh TPK se Kutim.

Plt Kepala DPPKB Kutim Ronny Bonar Hamonangan Siburian, menyebut dalam Rembug berbagai saran disampaikan dalam penanganan dan pencegahan stunting di Kabupaten Kutim ini. 

“Seperti, berapa anggaran masing-masing PD terkait untuk mengatasi stunting. Dan dengan anggaran tersebut, sudah seberapa banyak angka stunting yang turun atau sudah seberapa banyak anak stunting yang terbantu,” sebut Ronny (sapaan akrabnya).

Kemudian, lanjut Ronny, Satgas penurunan stunting yang ditempatkan di Kutai Timur, akan mengambil data di semua PD terkait penurunan stunting. 

“Rembug stunting sebaiknya dilakukan sebelum Musrenbang, agar PD bisa memasukkan anggaran untuk mengatasi stunting,” tuturnya. (adv)

Baca Juga