Top Picks
Daging Kurban Dibagi Berjadwal dan Tanpa Kresek Cegah Kekerasan Terhadap Anak, Wakil Ketua I DPRD Asti Bentuk LPAI di Setiap Kecamatan Pansus DPRD Kaltim Minta Masukan Penguatan Materi Renperda Wawasan Kebangsaan Fraksi Nasdem DPRD Kutim Minta Raperda Perlindungan Perempuan Disusun Secara Matang Musrenbang Karangan, Potensi Wisata Sudah Mendunia Guna Optimalkan Informasi dan Masukan Terkait Implementasikan PPID dan SP4N LAPOR, Diskominfo Hadirkan 4 Narsum Kompeten

Petani di Bengalon Hasilkan Rp 200 Juta Selama 3 Bulan

Fokuskaltim.co - Panen semangka perdana dari kebun milik BUMDes Ulun Lebok Mandiri di Desa Tebangan Lembak, Bengalon, menghasilkan buah yang segar. Tak hanya itu, petaninya juga telah berhasil meraup rupiah yang memberi “nafas kehidupan”.

Panen perdana semangka di lahan seluas 1,5 hektare (ha) dari total 3 ha itu dihadiri dan dibuka oleh Bupati Kutim Ismunandar, Senin (16/3/20) siang. Turut hadir pula kepala desa setempat beserta perwakilannya, dan Camat Bengalon Suharman Cono, beserta hadirin lainnya.

Dipaparkan, selama tiga bulan ternyata petani semangka di Bengalon mampu menghasilkan Rp 200 juta. Angka tersebut belum dikurangi biaya operasional selama musim tanam sampai panen yang diperkirakan sekitar tiga bulan.

Rudi dari BUMDes Ulun Lebok Mandiri menjekaskan, proses tanaman semangka yang dikelola BUMDes tersebut dikelola dengan sedemikian rupa. Banyak tanaman yang sudah ditanam pada lahan seluas 1,5 ha itu, sehingga kini buah semangka sudah bisa dipanen bersama bupati.

Bahkan, ujar Rudi, pihaknya juga memiliki target panen. Dari target panen itu pihaknya telah memperkirakan jumlah rupiah yang akan dihasilkan.

“Kami targetkan panen sebesar 40 ton. Dari hasil itu diperkirakan akan mendapat hasil sekitar Rp 400 juta. Jumlah tersebut belum dikurangi biaya produksi sekitar Rp 30 juta dan upah tenaga kerja sekitar Rp 90 juta. Jadi BUMDes bisa mengantongi keuntungan sekitar Rp 280 juta,” papar Rudi.

Baca Juga