Top Picks
Buka Peluang Lapangan Pekerjaan Mandiri , Darlis Fokus Investasi Sektor Pendidikan Gelaran Olahraga Sepakbola di Kutim , Mendapat Apresiasi DPRD TKC “The Kingdom of Kutai Kartanegara” Kembali di Gelar Isran Hadiri HUT SPANSA Ke 75 Tahun Angkatan 1947-2022 Pansus DPRD Kaltim Minta Masukan Penguatan Materi Renperda Wawasan Kebangsaan Ardiansyah Tegaskan Warga Harus Tunjukkan Bukti Swab di Pos Penyekatan PPKM Kutim di TNK

Nasiruddin Apresiasi Program Buncu Baca DPK Kaltim

fokuskaltim.co - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), M.Nasiruddin mengapresiasi program inovasi Buncu Baca Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Provinsi Kaltim.

Nasiruddin mengatakan program tersebut merupakan langkah strategis DPK Kaltim dalam upaya peningkatan minat baca warga terkhusus minat baca anak.

"luar biasa, ini inovasi strategis DPK Kaltim semoga membuahkan hasil yang signifikan,"ujarnya.

Inovasi DPK Kaltim, Program Buncu Baca Kini Hadir di 43 Titik Keramaian

Ditambahkan Nasir, Keberadaan Buncu Baca ditengah masyarakat menjadi angin segar terkait gagasan-gagasan selama ini dalam mengembalikan minat berliterasi masyarakat yang pada saat ini telah tergerus.

Pada saat ini butuh inovasi dan pendekat yang berbeda untuk menumbuhkan kembali minat baca masyarakat terkhusus minat baca pada anak.

"Ini baru, jadi perlu disosialisasikan dengan baik jangan sampai masyarakat sendiri tidak mengetahui kalau ternyata ada buku digital yang dapat di baca hanya dengan menscan barcode dan uniknya ada di lokasi keramaian dan gratis," tambahnya.

Nasir menghimbau DPK kaltim untuk terus berinovasi dan dirinya akan mendukung sepenuhnya semua program-program DPK kaltim dalam upaya peningkatan minat baca masyarakat.

"kita akan dukung seribu persen inovasi-inovasi baru, jangan stop sampai disini agar literasi msayarakat kita semakin luas karena sangat penting untuk menyambut IKN," imbuhnya.

Sebelumnya DPK Kaltim telah menyebar sebanyak 43 Buncu Baca yang tersebar di beberapa titik di wilayah Kaltim dan 4000 judul buku di setiap unitnya. (Adv/DPKKaltim)

Baca Juga