Top Picks
Hadiri Acara Multi Stakeholder Forum PLN Group, Mimi Berharap Pelayanan PLN Merata di Kaltim Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Pemprov Kaltim Gaungkan Aksi Hentikan Polusi Plastik Resmi Dilantik, AJKT Canangkan Pelatihan Jurnalistik di Desa dan Deklarasi Anti Hoax Dimasa Pademic dan Pilkada. Hadiri Halal Bihalal di Kaliorang, Wakib Kutim Harap Acara Ini Rutin Dilakukan Untuk Mempererat Silaturahmi Dengan Masyarakat POPDA XVII: Taekwondo Kutim Bersinar Lewat Empat Perak dan Dua Perunggu Khawatir MYC Bermasalah, DPRD Kutim Ambil Lankah Konsultasi ke KPK

Rapat Persiapan Sambut Kunjungan Tim Evaluasi Gerakan 100 Smartcity

Fokuskaltim.co - Rapat bersama terkait agenda kunjungan tim evaluasi gerakan 100 Smartcity dari Kementerian Komunikasi dan Informatika RI pada awal April 2020 ke Kutai Timur (Kutim) digelar di Ruang Tempudau, Kantor Bupati Kutai Timur (Kutim), Bukit Pelangi, Rabu (11/3/2020).

Dibuka Sekda Kutim Irwansyah, Kadis Kominfo Perstik Kutim Ir Suprihanto CES dan sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kutim lainnya hadir dalam kesempatan tersebut.

Dalam sambutannya, Suprihanto memaparkan berbagai hal mengenai tinjauan lapangan evaluasi implementasi program Smart City. Ia mengatakan, sejak Kutim masuk nominasi dalam gerakan 100 smartcity sudah berbagai persiapan sudah dilakukan. Diantaranya, sinkronikasi satu data lewat Diskominfo Perstik dan penambahan “hotspot wifi” di beberapa fasilitas umum.

Pada 2-3 April mendatang, kanjut dia, tim evaluasi gerakan Smart City dari Kementerian Kominfo RI akan turun ke lapangan melihat kondisi langsung terkait kesiapan Kutim dalam gerakan 100 Smartcity.

“Kami mengimbau kepada seluruh OPD untuk bekerjasama menyiapkan konten- konten untuk disajikan dalam website Kutim,” ujarnya.

Ada beberapa OPD yang menjadi prioritas disarankan mengisi konten- konten untuk disajikan dalam website yang dikelola di bawah koordiinasi Dinas Kominfo Perstik. Diantaranya Bappeda, Bapenda, Inspektorat Wilayah, Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil serta Dinas PMD-PTSP.

Suprihanto CES mengatakan, hal ini sangat penting untuk menjaga arus informasi satu arah yang terjaga akurasinya dengan baik. Bagaimana Pemkab Kutim memanfaatkan teknologi berbasis 4.0 ini dalam menjalankan pemerintahan yang lebih baik untuk peningkatan kualitas layanan masyarakat.

“Harapannya sebelum tim evaluasi tiba, semua data atau konten dari OPD sudah siap,” pungkasnya.

Baca Juga