Top Picks
Tutup 2 Tahun, Perpustakaan PWP RU Kini Ramai Dikunjungi Gelaran Olahraga Sepakbola di Kutim , Mendapat Apresiasi DPRD Sayid Anjas Harap Perda Pajak dan Retrubusi Dapat Dongkrak PAD Kutim Kadiskominfo Kaltim Dorong Pengelola PPID Kaltim Maksimalkan Website dan Media Sosial Hadiri Acara Multi Stakeholder Forum PLN Group, Mimi Berharap Pelayanan PLN Merata di Kaltim Kaltim Diprediksi Masuk Musim Kemarau di Pertengahan Bulan Juni

DPRD Kutim Belajar Sistem Irigasi Pertanian di Pinrang

Fokuskaltim.co - Swasembada pangan menjadi program pembangunan pertanian yang strategis karena memiliki dampak luas. Ketersediaan pangan dalam jumlah yang cukup, mutu bahan pangan yang baik, serta nilai gizi yang tinggi memiliki dampak luas pada perekonomian dan mutu sumber daya manusia.

Wakil Ketua II DPRD Kutim Arfan dalam kunjunganya ke Pinrag mengatakan, beras sebagai bahan pangan utama menjadi target pemerintahan untuk dapat mencapai swasembada.

Pinrang menurutnya berhasil mewujudkan hal tersebut dengan Bendungan Benteng yang mengaliri persawahan yang luasnya mencapai puluhan ribu hektare (Ha).

“Dengan kunjungan ini kami ingin melihat dan belajar agar bisa kita wujudkan dan terapkan di Kutim, ujarnya, Selasa (18/2/2020).

Politisi Nasdem ini menilai, Kutim memiliki potensi Swasembada pangan. Dari berbagai komoditas pertanian yang ada, produktivitas sektor komoditas unggulan diantaranya padi, jagung, dan ubi kayu dapat ditingkatkan.

“Karena potensi irigasi persawahan di Kutim sangat bagus,” pungkasnya. (*).

Baca Juga