Top Picks
Sobirin Menyebut Anggaran Meningkat Harus Sejalan Dengan Pemerataan Pembangunan DPRD Kutim Serahkan Bantuan Tandon dan Masker di Ranpul Diduga Limbah Tambang Rusak Sawah, Warga Adukan ke DLH dan DPRD Kutim Dua Raperda Usulan Pemerintah, Fraksi PDI Perjuangan : Sosialisasikan Kepada Masyarakat Sebelum di Sahkan DPRD Kaltim Minta Pemprov Pelihara Aset Secara Maksimal Sri Wahyuni: Saya Perlu Dukungan dan Kerjasama Semua Pihak

DPRD Kutim Belajar Sistem Irigasi Pertanian di Pinrang

Fokuskaltim.co - Swasembada pangan menjadi program pembangunan pertanian yang strategis karena memiliki dampak luas. Ketersediaan pangan dalam jumlah yang cukup, mutu bahan pangan yang baik, serta nilai gizi yang tinggi memiliki dampak luas pada perekonomian dan mutu sumber daya manusia.

Wakil Ketua II DPRD Kutim Arfan dalam kunjunganya ke Pinrag mengatakan, beras sebagai bahan pangan utama menjadi target pemerintahan untuk dapat mencapai swasembada.

Pinrang menurutnya berhasil mewujudkan hal tersebut dengan Bendungan Benteng yang mengaliri persawahan yang luasnya mencapai puluhan ribu hektare (Ha).

“Dengan kunjungan ini kami ingin melihat dan belajar agar bisa kita wujudkan dan terapkan di Kutim, ujarnya, Selasa (18/2/2020).

Politisi Nasdem ini menilai, Kutim memiliki potensi Swasembada pangan. Dari berbagai komoditas pertanian yang ada, produktivitas sektor komoditas unggulan diantaranya padi, jagung, dan ubi kayu dapat ditingkatkan.

“Karena potensi irigasi persawahan di Kutim sangat bagus,” pungkasnya. (*).

Baca Juga