Top Picks
42 Persen Penularan HIV/AIDS Dari Kalangan Pekerja, Legislatif Harus Ada Penangan Serius Diskominfo Kutim Gelar FGD Hasil Penilaian Mandiri SP4N LAPOR! Strategi Tumbuhkan Budaya Baca Masyarakat DPRD Kutim Minta Diskop UKM Lakukan Pembinaan Koperasi Mahyunadi: Festival Budaya Jadi Ruang Harmoni dan Penggerak UMKM Kutim Tumbuhkan Kawasan Ekonomi Baru – Jembatan Telen Dikucuri Anggaran Rp3 M

DPRD Kutim Belajar Sistem Irigasi Pertanian di Pinrang

Fokuskaltim.co - Swasembada pangan menjadi program pembangunan pertanian yang strategis karena memiliki dampak luas. Ketersediaan pangan dalam jumlah yang cukup, mutu bahan pangan yang baik, serta nilai gizi yang tinggi memiliki dampak luas pada perekonomian dan mutu sumber daya manusia.

Wakil Ketua II DPRD Kutim Arfan dalam kunjunganya ke Pinrag mengatakan, beras sebagai bahan pangan utama menjadi target pemerintahan untuk dapat mencapai swasembada.

Pinrang menurutnya berhasil mewujudkan hal tersebut dengan Bendungan Benteng yang mengaliri persawahan yang luasnya mencapai puluhan ribu hektare (Ha).

“Dengan kunjungan ini kami ingin melihat dan belajar agar bisa kita wujudkan dan terapkan di Kutim, ujarnya, Selasa (18/2/2020).

Politisi Nasdem ini menilai, Kutim memiliki potensi Swasembada pangan. Dari berbagai komoditas pertanian yang ada, produktivitas sektor komoditas unggulan diantaranya padi, jagung, dan ubi kayu dapat ditingkatkan.

“Karena potensi irigasi persawahan di Kutim sangat bagus,” pungkasnya. (*).

Baca Juga