Top Picks
Peringati Hari Pahlawan, Ketua DPRD Kutim Joni Ajak Masyarakat Teladani Semangat Para Pahlawan Terdahulu Perpusnas Siap Kolaborasi dengan Organisasi Riset Arkeologi, Bahasa, dan Sastra BRIN DPK Kaltim Teken MoU Pembinaan Pelajar SMK dan SMA M. Nasiruddin Gelar Penyebarluasan Perda Bantuan Hukum Kepada Warga Kampung Kajang Agus Beri 5 Poin Penegasan di Musrenbang Kecamatan Karangan Arfan Bangga Atas Pelaksanaan Expo Hut Kutim ke-23

DPRD Kutim Belajar Sistem Irigasi Pertanian di Pinrang

Fokuskaltim.co - Swasembada pangan menjadi program pembangunan pertanian yang strategis karena memiliki dampak luas. Ketersediaan pangan dalam jumlah yang cukup, mutu bahan pangan yang baik, serta nilai gizi yang tinggi memiliki dampak luas pada perekonomian dan mutu sumber daya manusia.

Wakil Ketua II DPRD Kutim Arfan dalam kunjunganya ke Pinrag mengatakan, beras sebagai bahan pangan utama menjadi target pemerintahan untuk dapat mencapai swasembada.

Pinrang menurutnya berhasil mewujudkan hal tersebut dengan Bendungan Benteng yang mengaliri persawahan yang luasnya mencapai puluhan ribu hektare (Ha).

“Dengan kunjungan ini kami ingin melihat dan belajar agar bisa kita wujudkan dan terapkan di Kutim, ujarnya, Selasa (18/2/2020).

Politisi Nasdem ini menilai, Kutim memiliki potensi Swasembada pangan. Dari berbagai komoditas pertanian yang ada, produktivitas sektor komoditas unggulan diantaranya padi, jagung, dan ubi kayu dapat ditingkatkan.

“Karena potensi irigasi persawahan di Kutim sangat bagus,” pungkasnya. (*).

Baca Juga