Top Picks
Pusat Apresiasi MHA Mului Jadi Desa Adat Kepala Otorita Berharap Putra Putri Kaltim Terlibat Di Struktur IKN Tahun Ini Kabupaten Paser Akan Miliki Perpustakaan Megah Dari Dana APBN Arsip Saksi Kunci Segala Peristiwa, DPK Kaltim Fokuskan Peningkatan Arsiparis Korem 091 ASN Kaltim Gelar Walk For Awareness 2022 Wajib Dicoba, Ini 5 Makanan Khas Kalimantan Timur yang Kaya Rempah

DPRD Kutim Belajar Sistem Irigasi Pertanian di Pinrang

Fokuskaltim.co - Swasembada pangan menjadi program pembangunan pertanian yang strategis karena memiliki dampak luas. Ketersediaan pangan dalam jumlah yang cukup, mutu bahan pangan yang baik, serta nilai gizi yang tinggi memiliki dampak luas pada perekonomian dan mutu sumber daya manusia.

Wakil Ketua II DPRD Kutim Arfan dalam kunjunganya ke Pinrag mengatakan, beras sebagai bahan pangan utama menjadi target pemerintahan untuk dapat mencapai swasembada.

Pinrang menurutnya berhasil mewujudkan hal tersebut dengan Bendungan Benteng yang mengaliri persawahan yang luasnya mencapai puluhan ribu hektare (Ha).

“Dengan kunjungan ini kami ingin melihat dan belajar agar bisa kita wujudkan dan terapkan di Kutim, ujarnya, Selasa (18/2/2020).

Politisi Nasdem ini menilai, Kutim memiliki potensi Swasembada pangan. Dari berbagai komoditas pertanian yang ada, produktivitas sektor komoditas unggulan diantaranya padi, jagung, dan ubi kayu dapat ditingkatkan.

“Karena potensi irigasi persawahan di Kutim sangat bagus,” pungkasnya. (*).

Baca Juga