Top Picks
Peringati hari jadinya ke-60, DPK Kaltim Siapkan Puluhan Hadiah Bupati-Wabup Kutim Resmikan Jaringan Distribusi Utama PDAM di Muara Wahau Buka Turnamen Batu Bual Cup, Sri Juniarsih Dorong Pembibitan Atlet Sepakbola Berau Wabub Kutim Hadiri Apel Kebangsaan dan Deklarasi Menjaga Kebhinekaan Yan Dorong Pemerintah Gencar Sosialisasikan Kurikulum Merdeka Belajar Perkokoh Persatuan, Pengurus FPK Kutim Periode 2021 – 2024 Dibentuk

Realisasi Program RT, Basti Harap Pemerintah Lakukan Pelatihan

Fokuskaltim.co - Langkah Pemerintah Kutai Timur (Kutim) yang akan merealisasikan pembangunan berbasis Rukun Tetangga (RT) senilai Rp 50 juta per RT. Disambut baik sejumlah kalangan, termasuk Anggota DPRD Kutim, yang juga merupakan Ketua forum RT Sangatta Utara, Basti Sanggalani.

“Pasti positif dan kita menyambut baik, namun perlu di ketahui, Kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) RT kita kan macam-macam, jadi perlu adanya pembekalan dan pelatihan kepada mereka, agar dalam pelaksananya tidak timbul permasalahan baru,” papar Basti Kamis (04/11/2022).

Menurutnya politisi PAN itu, adanya  pelatihan,  memudahkan para RT dalam memahami perencanaan, pelaksanaan, pelaporan pertanggungjawaban serta evaluasi bantuan dana tersebut. Jangan sampai ada penyimpanan.

Dengan harapan dalam pelaksananya bisa sesuai yang di harapkan. Selain untuk memperkuat tugas fungsi para ketua RT sebagai unit organisasi ‘akar rumput’ yang paling dekat serta bersentuhan langsung dengan masyarakat.

“Jadi kalau ada program baru dari pemerintah, mereka (RT)  sudah tidak bingung lagi bertanya kemana-mana. Jangan sampai merepotkan dan bisa menjadi temuan,” ungkap sekretaris komisi A itu.

“Harusnya pemerintah lebih dinamis melihat persoalan ini, RT sebagai garda terdepan bisa lebih dimudahkan mengingat tanggung jawab yang dibebaninya,” sambungnya.

Dia mengungkapkan, tugas fungsi RT adalah untuk membantu pemerintah desa dan kelurahan dalam urusan pemerintahan serta pelayanan terhadap masyarakat, pendataan penduduk, pemeliharaan keamanan, mengembangkan inisiatif dan penggerak swadaya gotong royong untuk partisipasi masyarakat di wilayahnya. (Adv)

Baca Juga