Top Picks
Dukung Operasional Koramil, Pemkab Berau Serahkan 13 Sepeda Motor Dispora Kaltim Susun RAD Tentang Kepemudaan Mantapkan Kemampuan Keprotokolan Setwan Kutim Anggota DPRD Kaltim Berharap KPU Dapat Wujudkan Pilkada Damai Disdikbud Kutim Gelar Seleksi Penilaian Hasil Karya Kreatifitas Untuk Ajang FLS2N Tahun 2023 “KULUKELET ALLEYCAT SGT/75611, Balap Urban Perdana Hidupkan Komunitas Sepeda Sangatta”

Realisasi Program RT, Basti Harap Pemerintah Lakukan Pelatihan

Fokuskaltim.co - Langkah Pemerintah Kutai Timur (Kutim) yang akan merealisasikan pembangunan berbasis Rukun Tetangga (RT) senilai Rp 50 juta per RT. Disambut baik sejumlah kalangan, termasuk Anggota DPRD Kutim, yang juga merupakan Ketua forum RT Sangatta Utara, Basti Sanggalani.

“Pasti positif dan kita menyambut baik, namun perlu di ketahui, Kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) RT kita kan macam-macam, jadi perlu adanya pembekalan dan pelatihan kepada mereka, agar dalam pelaksananya tidak timbul permasalahan baru,” papar Basti Kamis (04/11/2022).

Menurutnya politisi PAN itu, adanya  pelatihan,  memudahkan para RT dalam memahami perencanaan, pelaksanaan, pelaporan pertanggungjawaban serta evaluasi bantuan dana tersebut. Jangan sampai ada penyimpanan.

Dengan harapan dalam pelaksananya bisa sesuai yang di harapkan. Selain untuk memperkuat tugas fungsi para ketua RT sebagai unit organisasi ‘akar rumput’ yang paling dekat serta bersentuhan langsung dengan masyarakat.

“Jadi kalau ada program baru dari pemerintah, mereka (RT)  sudah tidak bingung lagi bertanya kemana-mana. Jangan sampai merepotkan dan bisa menjadi temuan,” ungkap sekretaris komisi A itu.

“Harusnya pemerintah lebih dinamis melihat persoalan ini, RT sebagai garda terdepan bisa lebih dimudahkan mengingat tanggung jawab yang dibebaninya,” sambungnya.

Dia mengungkapkan, tugas fungsi RT adalah untuk membantu pemerintah desa dan kelurahan dalam urusan pemerintahan serta pelayanan terhadap masyarakat, pendataan penduduk, pemeliharaan keamanan, mengembangkan inisiatif dan penggerak swadaya gotong royong untuk partisipasi masyarakat di wilayahnya. (Adv)

Baca Juga