Top Picks
Agusriansyah Turun Ke Jalan Himpun Dana Korban Kebakaran Gang Seroni-Kutai Indah Diskominfo Staper Kutim Gelar Pelatihan Comprehensinve Knowledge Archive Network ( CKAN ), Operator Input Portal Satu Data Kutai Timur Arang Jau Dorong Pemerintah Manfaatkan Wisata Alam Kecamatan Kongbeng dan Wahau Nasiruddin Sosbang di Kelurahan Belimbing, Ingatkan Masyarakat Pentingnya Toleransi Setelah Penerbangan Berau-Yogya, Bupati Sri Juniarsih Target Rute Makassar Bupati Kutim Imbau Warga Tatati Larangan Mudik Demi Kebaikan Bersama

Sosialisasi Wawasan Kebangsaan, Nasir; Menjalankan Nilai Pancasila Dalam Kehidupan Sehari-hari

fokuskaltim.co - Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), M.Nasiruddin.SH melaksanakan sosialisasi wawasan kebangsaan di RT 37, Kelurahan Tanjung Laut, Kecamatan Bontang Selatan, Kota Bontang, Minggu 6/11/2022.

Dalam sambutanya, Nasir sapaan akrab M.Nasiruddin menjelaskan bahwa sosialisasi ini bertujuan untuk memperkuat ideologi pancasila, meningkatkan wawasan kebangsaan, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika.

“Dengan adanya kegiatan ini kami berharap, masyarakat dapat menjalankan nilai-nilai pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bermasyarakat,”ucap Nasir.

Dirinya juga mengapresiasi dengan kehidupan bermasyarakat di Kota Bontang, dimana dengan multikultural masyarakat yang menetap di Kota Taman masih terus menjaga keamanan sehingga tidak pernah terjadi konflik dalam menjalankan kehidupan bermasyarakat. 

“Dari kebersamaan masyarakat Kota Bontang tidak pernah terjadi konflik, tidak pernah ada kejadian-kejadian baik itu sara antar etnis dan agama yang pernah terjadi. Walaupun kita tahu di Bontang ini multietnis,” ujarnya.

Sementara itu, Dr.La Sarifuddin.SH.MH yang merupakan dosen salah satu universitas ternama di Kaltim yang hadir selaku narasumber menjelaskan, tujuan wawasan kebangsaan untuk mewujudkan nasionalisme yang tinggi dari segala aspek kehidupan masyarakat.

 

Wawasan kebangsaan mengamanatkan kepada seluruh bangsa agar menempatkan persatuan kesatuan, serta kepentingan dan keselamatan bangsa dan negara diatas kepentingan pribadi dan golongan.

“Wawasan kebangsaan ini tidak memberi tempat pada kelompok yang akan memecah bela bangsa dan negara.” Ucapnya.

Baca Juga