Top Picks
Faizal Rachman Dorong Pengembangan Bisnis Hiburan Keluarga Petani Muda Menjadi Harapan Baru Dalam Sektor Pertanian Modern Terima Kunker KPID Kaltim, Filterisasi Berita Dan Siaran Elegal Jadi Topik Bahasan Tetap Prioritaskan Pembangunan Kebutuhan Dasar Masyarakat Temukan 65 Titik Longsor, KPC Berencana Alihkan Jalan Sepanjang 12 Kilometer Bupati Kutim Secara Resmi Buka Workshop Implementasi Kurikulum Merdeka Dan PAI Berbasis TIK Yang di Gelar Disdikbud Kutim

Rusman Himbau Orangtua Kenali Ciri Fisik Penyalahgunaan Narkoba

fokuskaltim.co - Jumlah penduduk Kaltim saat ini 3,7 juta jiwa dan diprediksi akan terjadi lonjakan penduduk yang diperkirakan mencapai 15 juta jiwa pada 2030-2033. Ini bukan tanpa alasan sebab daya tarik IKN hampir menyentuh seluruh aspek baik informasi teknologi, ekonomi, budaya, infrastruktur, pendidikan, kesehatan, hingga patologi sosial.

Oleh sebab itu Anggota DPRD Kaltim Rusman Ya'qub mengajak masyarakat khususnya orangtua agar kenali ciri-ciri fisik pengguna narkoba.

"Kalau kita semua mengetahui ciri-ciri fisiknya maka sebagai salah satu langkah deteksi dini terlebih khusus dilingkungan keluarga," kata Rusman di sela-sela Sosper Perda Kaltim P4GN di Berau, Sabtu (22/10) malam.

Adapun ciri-ciri fisik yang dapat diketahui yakni terlihat selalu lelah, alami perubahan berat badan yang drastis, mata yang terus merah, memar atau infeksi akibat penggunaan jarum suntik, tubuh yang bergetar atau selalu merasa gugup, penampilan fisik tak terawat dan masih banyak lainnya.

Ia menjelaskan bahwa tindakan terbaik bagi korban narkoba adalah dengan rehabilitasi guna meningkatkan kesadaran dan kemauan untuk berhenti serta meninggalkan lingkungan yang dapat menjerumuskan ke narkoba.

BNK Berau Edy Supratikno menjelaskan Kaltim masih peringkat ketiga peredaran narkoba. Atas tingginya penyebarluasan barang haram itu pemerintah sudah menerapkan dadurat narkotika untuk itu terbitkan sejumlah aturan guna penanganan narkoba.

Di Berau baru satu tempat yakni kelurahan gunung panjang sudah terbentuk desa anti narkotika. "Peran serta masyarakat sangat penting karena membantu pihak berwajib dalam melakukan pencegahan dan penanganan peredaran narkotika," imbuhnya.

Fokus BNK ialah melakukan antisipasi dini salah satunya dengan melakukan penyebarluasan informasi dalam rangka edukasi dengan berbagai media khususnya sosial media. (adv/dprdprovkaltim)

Baca Juga