Top Picks
World Occupational Therapy Day, Pemkab Berau Buka Seminar Parenting Olahraga Simpel di Pagi Hari untuk Cegah Serangan Jantung RDP Dengan PLN, Faizal Rachman Minta Percepat Aliran Listrik Untuk Warga Pinggiran DPK Dorong Peningkatan SDM Kaltim Sambut IKN Nusantara Melalui Literasi Dalam Rangka Visitasi Monev Kepatuhan Badan Publik Terhadap KIP, KI Kaltim Bertandang Ke Diskominfo Staper Kutim Wabup Kasmidi Ajak Muda-Mudi Kutim Bersama-sama Membangun Kutim Yang Lebih Baik

Jokowi Datang Tingkat Okupansi Hotel Meningkat

fokuskaltim.co - Ditengah melemahnya perputaran roda ekonomi akibat pandemi, Presiden bak memberikan limpahan rezeki bagi warga kota Balikpapan. 

Ada hikmah dibalik kunjungan kerja Presiden RI Joko Widodo di Balikpapan, dijadwalkan mulai hari Minggu hingga Selasa (13 - 14 Maret 2022) mengadakan Camping di Ibu Kota Negara Nusantara (IKN).

Seluruh hotel berbintang penuh, dihuni oleh tamu yang berkunjung. Perlu sedikit ekstra tenaga untuk mendapatkan kamar hotel. 

"Alhamdulillah kamar hotel kami penuh sampai hari rabu pak," ungkap Anggi salah satu pegawai hotel di Balikpapan. 

Sebelumnya, kamar kami sering kosong, apalagi selama pandemi, ya alhamdulillah ada rezekinya, tambahnya dengan lemparan tawa. 

Tidak hanya hotel, beberapa rumah makan juga tampak penuh, hal serupa juga dialami oleh jasa transportasi. Bayangkan saja Gubernur se-Indonesia kumpul di satu kota, mereka pasti ingin mencicipi makanan khas kota Beriman. 

Kemudian, untuk trasportasi selain difasilitasi oleh Pemprov Kaltim mereka juga banyak menyewa kendaraan lain untuk akomodasi selama berada disini. 

Presiden diagendakan untuk menuju Kawasan Titik Nol Kilometer Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara yang terletak di Kabupaten Penajam Paser Utara bersama 34 gubernur se-Indonesia. 

Tahun 2022 menjadi momentum dan penanganan pandemi sudah semakin terkendali, namun tetap hati-hati masih ada varian Omicron yang harus diwaspadai.

Mengutip dari kemenkeu.go.id Presiden RI Joko Widodo mengungkapkan Penanganan pandemi yang semakin baik ini harus kita pakai untuk membangkitkan optimisme, memberikan keyakinan, memberikan kepercayaan yang lebih besar pada masyarakat dan kepada para pelaku usaha untuk segera melanjutkan aktivitas ekonomi dan aktivitas-aktivitas produktif," ujar Jokowi dengan penih optimis.

Baca Juga