Top Picks
Sarkowi Pimpin Kunker Pansus Kesenian Daerah ke Dewan Kesenian Jakarta Target 70 Persen di 2025, LH Kaltim Serius Atasi Sampah Laut Ucapan Idul Fitri Hingga Himbauan Menggunakan Masker Dari Ketua Dewan Kutim Dinsos Salurkan Bantuan Kepada Korban Kebakaran di Sangatta Utara Yosep Usulkan Peningkatan Sarana dan Prasarana Damkar Kutim Guna Maksimalkan Implementasi Perda Penanggulangan Kebakaran Arang Jau Sampaikan Pandangan Fraksi Golkar Terhadap 2 Raperda Usulan Pemerintah Kutim

Pantun Wagub Hadi Tutup Dialog Tentang Terorisme dan Radikalisme

fokuskaltim.co - Ada yang menarik ketika Wagub Kaltim H Hadi Mulyadi didaulat menjadi narasumber bersama Direktur Pencegahan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) R Ahmad Nurwakhid.  

Saat closing statement dalam rangka motivasi generasi milenial agar tak terpengaruh terhadap isu-isu paham terorisme dan radikalisme, Wagub Hadi menutup dengan  dua pantun.

Pohon beringin lebat daunnya, buah mangga manis rasanya, kalau ingin Indonesia jaya, jaga persatuan dan kesatuan bangsa. 

Wagub menyambung dengan pantun kedua. Pergi tamasya ke Kota Raja, jangan lupa beli pepaya, kami bangga kepada bapak dan ibu semua, selalu bekerja untuk bangsa dan negara.

"Kalau engkau tak bisa menjadi jalan raya, maka jadilah jalan setapak, tapi jalan setapak yang mengantar ke mata air," ucap Hadi Mulyadi sembari menjelaskan, bahwa itu adalah kata hikmah yang diharapkan dapat memotivasi masyarakat berbuat baik.

Sebelumnya, Direktur Pencegahan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Brigjen Pol R Ahmad Nurwakhid menegaskan adanya IKN Nusantara di Kaltim mutlak bagi generasi milenial untuk bersatu padu membangun harmoni bangsa demi mewujudkan Indonesia yang aman, damai dan sejahtera.

Acara juga dihadiri Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Kaltim.

Baca Juga