Top Picks
Darlis Pattalongi Tuntut Keadilan Pendidikan Terapkan E-Learning, SMPN 1 Sangatta Utara Dapat Bantuan 20 Tablet Android Paripurna Ke-7 DPRD Kaltim, Empat Pansus Resmi Dibentuk POPDA XVII: Taekwondo Kutim Bersinar Lewat Empat Perak dan Dua Perunggu Agusriansyah Minta Pembangunan Kutim Harus Sesuai Tata Ruang Jokowi Himbau Wajib Pajak Segera Lapor SPT Tahunan

Pantun Wagub Hadi Tutup Dialog Tentang Terorisme dan Radikalisme

fokuskaltim.co - Ada yang menarik ketika Wagub Kaltim H Hadi Mulyadi didaulat menjadi narasumber bersama Direktur Pencegahan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) R Ahmad Nurwakhid.  

Saat closing statement dalam rangka motivasi generasi milenial agar tak terpengaruh terhadap isu-isu paham terorisme dan radikalisme, Wagub Hadi menutup dengan  dua pantun.

Pohon beringin lebat daunnya, buah mangga manis rasanya, kalau ingin Indonesia jaya, jaga persatuan dan kesatuan bangsa. 

Wagub menyambung dengan pantun kedua. Pergi tamasya ke Kota Raja, jangan lupa beli pepaya, kami bangga kepada bapak dan ibu semua, selalu bekerja untuk bangsa dan negara.

"Kalau engkau tak bisa menjadi jalan raya, maka jadilah jalan setapak, tapi jalan setapak yang mengantar ke mata air," ucap Hadi Mulyadi sembari menjelaskan, bahwa itu adalah kata hikmah yang diharapkan dapat memotivasi masyarakat berbuat baik.

Sebelumnya, Direktur Pencegahan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Brigjen Pol R Ahmad Nurwakhid menegaskan adanya IKN Nusantara di Kaltim mutlak bagi generasi milenial untuk bersatu padu membangun harmoni bangsa demi mewujudkan Indonesia yang aman, damai dan sejahtera.

Acara juga dihadiri Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Kaltim.

Baca Juga