Top Picks
Yan Soroti Pembangunan Infrastruktur Jalan Dapil Tiga Nasiruddin Gelar Penyebarluasan Perda Bantuan Hukum di Desa Masalap Raya Ketua DPRD Jimmi, Pastikan Layanan Air Bersih Untuk Masyarakat di Kenyamukan Akan Segera Teratasi 7 Program Prioritas Pendidikan Kutim di Tahun 2021 Bentuk Kemajuan Olahraga di Kaltim Miliki Kantor Baru Hari Kedua Lebaran Wisata Ladaya Kukar Dipadati Pengunjung

Era Digital Dimulai, Perumdam Kutim Tutup Layanan Kasir Mulai Mei 2026

Fokuskaltim.co - Perusahaan Umum Daerah Air Minum Tirta Tuah Benua Kutai Timur (Perumdam Kutim) resmi menghentikan layanan pembayaran melalui loket kasir mulai 4 Mei 2026. Kebijakan ini menjadi bagian dari langkah strategis perusahaan dalam mendorong transformasi digital di sektor pelayanan publik.

Dengan kebijakan tersebut, seluruh transaksi pembayaran rekening air kini dialihkan ke sistem online. Pelanggan tidak lagi perlu datang ke kantor pelayanan dan mengantre, karena pembayaran dapat dilakukan kapan saja dan di mana saja melalui berbagai perangkat digital.

Direktur Perumdam Kutim, Suparjan, menyampaikan bahwa perubahan ini dilakukan untuk meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat.

“Kami ingin menghadirkan layanan yang lebih cepat, praktis, dan transparan. Transformasi digital ini adalah jawaban atas kebutuhan pelanggan di era sekarang,” terangnya.

Perumdam Kutim pun telah menyiapkan berbagai kanal pembayaran guna mendukung kemudahan akses bagi pelanggan. Mulai dari mobile banking, mesin ATM, dompet digital (e-wallet), hingga mitra PPOB resmi yang telah bekerja sama dengan perusahaan.

Menurut manajemen, sistem pembayaran online tidak hanya memberikan kenyamanan, tetapi juga meningkatkan efisiensi operasional. Antrean di kantor pelayanan dapat diminimalisir, sementara keamanan dan transparansi transaksi menjadi lebih terjamin.

“Dengan sistem ini, pelanggan tidak perlu lagi menghabiskan waktu untuk datang ke kantor. Semua bisa dilakukan secara praktis melalui genggaman tangan,” tambahnya.

Manajemen Perumdam Kutim berharap masyarakat dapat beradaptasi dengan kebijakan baru ini dan mendukung upaya modernisasi layanan.

“Untuk ke depannya, perusahaan berkomitmen untuk terus menghadirkan inovasi demi meningkatkan kualitas pelayanan air bersih di Kutai Timur,” tandasnya. (ADV)

 

Baca Juga