Pelantikan APRI Berau di Gedung Balai Mufakat
FOKUSKALTIM, BERAU- Pjs Bupati Berau, Sufian Agus menghadiri Deklarasi Dewan Pengurus Asosiasi Pemancingan Indonesia (APRI) Kabupaten Berau Periode 2024-2029, di Gedung Balai Mufakat, Minggu (10/11/2024).
Deklarasi APRI ditandai dengan penyerahan secara simbolis bendera APRI oleh Ketua DPP APRI Kalimantan Timur, Hamdani Hasan kepada ketua DPK APRI Berau terpilih Zulkifliansyah. Dideklarasikannya pengurus APRI Berau menandai langkah awal DPP APRI dalam menjalankan visi dan misi untuk memperkuat komunitas pemancingan di Bumi Batiwakkal.
Dalam sambutan, Ketua DPP APRI Kaltim Hamdani menyampaikan bahwa organisasi ini telah terbentuk sejak 14 Oktober 2024 yang kemudian dideklarasikan agar para anggota organisasi semakin semangat dalam memajukan pemancingan di Kabupaten Berau.
Hamdani menyampaikan bahwa APRI banyak memberikan kotribusi dalam memajukan pariwisata, diantaranya promosi wisata bahari, penanaman mangruv, wisata memancing di laut kalimantan, Hamdan berharap bersama dengan jajaran Pemkab Berau APRI Berau Bisa bersinergi dalam kegiatan pemancingan.
“Dengan adanya APRI di Berau para pemancing semakin solid, kepada pengurus agar tetap solit, kami APRI Provinsi siap mengaktivasi, menfasilitasi disetiap kegiatan APRI, bekerjalah untuk daerah masing masing," ujarnya
Sementara itu, Pjs Bupati Berau mengatakan, APRI dapat memberikan kontribusi bagi para pemancing dan pariwisata yang ada di Berau. Menurut Sulfian, keberagaman ikan yang ada di Berau dapat membantu dalam meningkatkan perekonomian di Kabupaten Berau yang hasilnya bisa di ekspor dan turut dirasakan oleh masyarakat Berau. “Kita harap para pemancing ini hasilnya juga bisa kita ekspor yang bisa meningkatkan perekonomian dan pariwisata di Berau," kata Sulfian
Dia menambahkan, bahwa potensi laut Berau yang luar biasa harus bisa dimanfaatkan keberadaannya. (baca juga: Pjs Bupati Berau Dukung Program Prioritas Nasional)
Selain itu ia berharap organisasi APRI dapat turut menjaga keseimbangan ekosistem laut, serta membina para pemancing yang ada dalam penggunaan perlengkapan agar tidak menggunakan bahan berbahaya dalam memancing. “Mari bersama kita berkontribusi dalam membangun Bumi Batiwakkal," ujar Sulfian. (*/adv/pro)
