Top Picks
Perekaman KTP-el dan KIA Kaltim Lampaui Target Nasional TNI yang Bertugas di Lokasi Banjir Kutim hingga Tak Rayakan Idulfitri Bakal Dapat Libur Khusus Rusman Himbau Orangtua Kenali Ciri Fisik Penyalahgunaan Narkoba Dampak Pandemi Covid-19, Kunjungan ke Perpustakaan Masih Rendah Rancangan RPD Kaltim, Sapto Beri Masukan Soal Infrastruktur dan Lingkungan Soal Atap PIS, UPT Sebut Sudah Ditinjau Bupati dan Siap Diperbaiki

Tekan Angka Pengangguran, Legislatif Dorong Pemberdayaan UMKM

Fokuskaltim.co – Guna menekan angkah pengangguran di Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutim, David Rante terus mendorong pemberdayaan dan pengembangan pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).

“Dengan memberdayakan UMKM selain membantu meningkatkan perekonomian, juga memiliki kontribusi signifikan dalam pembangunan ekonomi daerah dan mengurangi angka pengangguran di Kutim,” katanya kepada awak media belum lama ini.

Sebagai anggota legislatif, ia mendukung seluruh upaya yang dapat pengembangan dan pemberdayaan UMKM. Salah satunya mendorong pemanfaatan kecanggihan teknologi. Menurutnya, dengan digitalisasi dapat memperluas pasar dan meningkatkan efisiensi usaha mereka

“Mereka ini harus familiar dengan teknologi informasi. Sekarang kan zamannya sudah canggih, jangan sampai UMKM di Kutim kalah bersaing dalam hal promosi dan penjualan produk untuk dipasarkan,” terang politisi Partai Gerindra itu.

Lebih lanjut, ia menyebutkan dengan angkah pengangguran di Kutim tidak bisa dipandang sebelah mata dan harus mendapatkan solusi dari Pemerintah Daerah (Pemda).

“Salah satu dampak penyebaran virus corona yang melanda belum lama ini mengakibatkan banyak pengangguran. Membuat perokonomian dari berbagai sektor lumpuh, hingga terjadi pemutusan hubungan kerja (PHK) besar-besaran di sejumlah perusahaan. Tak hanya itu, pelaku UMKM yang dulunya cukup berkembang justru tergerus dan gulung tikar,” ucapnya.

Meski demikian, kondisi saat ini ia akan terus mendorong agar pelaku UMKM diberdayakan. Apalagi, dengan hadirnya ibu kota nusantara (IKN), sumber daya manusia (SDM) dalam bidang peningkatan perekonomian harus disiapkan.

“Langkah awal menyambut IKN, kita harus mempersiapka diri agar bisa bersaing dan memanfaatkan peluang ini,” tandasnya. (ADV)

 

 

 

 

 

 

 

Views 854

Baca Juga