Top Picks
20 Siswa SMP 1 Sangatta Utara Dapat Bantuan Tablet Android untuk Belajar Daring Akibat Banyak Pergantian Perangkat Desa, DPRD Kutim Banyak Desa Kesulitan Pengajuan ADD Sistem Zonasi Diubah, Kini Siswa Berprestasi Bisa Memilih Sekolah Favorit Resmi Jadi Perumda, Yuli: Semoga Kebutuhan Air Bersih Tidak Menjadi Persoalan Lestarikan Budaya dan Kearifan Lokal, Sambaliung Rayakan Abutta Banua 255 Santri TK/TPA Sangatta di Wisuda, Ismu: Tingkatkan Baca Alquran

Indeks SPBE Kutim 2,7 pada Tahun 2022 lalu, KemenPAN RB Terus Lakukan Evaluasi SPBE. Ery Harap Angka SPBE Kutim Semakin Meningkat

Fokuskaltim.co - Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN RB) saat ini tengah melakukan evalusai dan monitoring kepada daerah, yang sudah mengimplementasikan  Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE). Evaluasi ini, termasuk SPBE di Kabupaten Kutai Timur (Kutim).

“Jadi mereka (KemenPAN RB) bersama Kementrian terkait saat ini, sedang melakukan pemantauan sekaligus akan melakukan kunjungan untuk melihat secara langsung sejauh mana SPBE di Kutai Timur,” ungkap Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfo Staper) Kutim, Ery Mulyadi.

Lebih lanjut ia menyebut, saat ini pihaknya sedang melakukan self assessment terhadap variable indikator SPBE. Hal tersebut, guna mendukung agar pelaksanaan program yang bertujuan untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, efektif, transparan, akuntabel serta pelayanan publik yang berkualitas dan terpercaya.

“Tentu saja harapan kita, untuk implementasi SPBE di tahun ini ada peningkatan, minimal tetap pada posisi yang baik, atau meningkat dari angka yang kita capai saat ini,” harap Ery.

Diketahui, saat ini posisi Kabupaten Kutim dalam indeks SPBE berada di angka 2,7 (kategori baik) dan mendapatkan penghargaan dari KemenPAN RB, untuk kategori indeks peningkatan SPBE pada tahun 2022 lalu. Penghargaan itu, tidak terlepas dari adanya upaya peningkatan dan perbaikan dan yang terus dilakukan guna mewujudkan  Good Government.

“Target kita memang indeks SPBE di Kutim harus di atas angka tiga. Nah untuk mewujudkan itu, kita sudah melakukan pemetaan terhadap variable-variable mana yang perlu menjadi fokus perhatian SPBE. Baik dari tata kelola maupun layanan SPBE itu sendiri,” pungkasnya. (adv)

Baca Juga